Tantangan Sha Ine Febriyanti perankan Bawang Merah & Bawang Putih

id sha ine febriyanti,bawang merah & bawang putih,teater,musikal,teater musikal,indonesia kaya

Sha Ine Febriyanti ditemui dalam jumpa pers pementasan teater "Panembahan Reso" di Jakarta, Selasa (5/11/2019) (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA) - Meski sudah memerankan berbagai tokoh di film maupun pentas teater, aktris Sha Ine Febriyanti mengaku cukup tertantang untuk memerankan dua peran berbeda sekaligus dalam musikal "Bawang Merah & Bawang Putih".

"Aku mainin dua karakter yang berbeda. Namun, di balik kekejian Bawang Merah pasti ada sisi lain, pun sebaliknya dengan Bawang Putih. Penulis naskah menuliskan dengan sangat baik dan berbeda dari versi lain," kata Ine melalui siaran virtual, Kamis.

Sependapat dengan Ine, sutradara teater Sari Madjid menambahkan, dirinya memang tertarik untuk membuat Bawang Merah dan Bawang Putih diperankan oleh orang yang sama, karena semua orang memiliki dua sisi; hitam dan putih.

"Dua-duanya itu ada di dalam satu manusia. Menarik jika dua peran itu dimainkan oleh satu orang. Dua sisi itu ada di dalam diri kita, dan semoga menginspirasi untuk bersama-sama maju dengan dua sisi itu secara berdampingan," kata Sari.

Baca juga: Menyaksikan kisah Rara Jonggrang versi "jaman now"

Baca juga: Pertunjukan virtual #MusikalDiRumahAja hadirkan enam cerita rakyat


Meski menantang, Ine mengatakan naskah yang ditulis oleh Titien Wattimena itu mempermudahnya untuk mendalami kedua peran yang berbeda itu.

"Bahasanya sangat sederhana. Sedikit, tapi kuat dan meruang. Kalau punya waktu lebih banyak, pasti ada banyak hal yang sebenarnya bisa digali lebih dalam dan dieksplor lebih baik lagi," kata Ine.

Selain memerankan dua tokoh, pemain Nyai Ontosoroh dalam "Bumi Manusia" (2019) itu juga merasa tertantang untuk menyesuaikan berbagai proses yang menyertai pembuatan musikal daring ini.

Menurutnya, berproses di teater dan film membutuhkan waktu sekian lama untuk mengulik karakter, bertemu dengan pemeran lain untuk reading dan latihan bersama. Ia pun cukup gugup karena harus bernyanyi untuk dua tokoh ini.

"Saya mesti nyanyi juga. Dulu saya pernah nyanyi di 'Opera Primadona' (2000), namun ada latihan dulu. Di sini, kita Zoom cuma beberapa kali, banyak hal yang terbatas," kata Ine.

"Pun ketika ketemu di lokasi syuting, kita langsung syuting,tidak ada peristiwa panggungnya. Kondisinya, medianya berbeda. Banyak adjustment juga," ujarnya melanjutkan.

Sementara itu, musikal "Bawang Merah & Bawang Putih" yang juga dibintangi Gabriel Harvianto, Netta Kusumah Dewi, dan Olivia Zalianti ini akan disiarkan melalui kanal YouTube Indonesia Kaya, Kamis (20/8) pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Musikal "Bawang Merah & Bawang Putih" padukan kisah rakyat & teknologi

Baca juga: Musikal Puteri Diana bakal tayang di Netflix sebelum hadir di Broadway

Baca juga: Teater "Rumah Kenangan" hadirkan pementasan dalam bentuk film

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar