PM Irlandia terima pengunduran diri menterinya karena langgar aturan

id COVID-19 di Irlandia,menteri Irlandia mengundurkan diri,pandemi COVID-19,virus corona

PM Irlandia terima pengunduran diri menterinya karena langgar aturan

Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin (kiri) dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melakukan salam siku di Kastil Hillborough, Belfast, Irlandia Utara, Kamis (13/8/2020). ANTARA FOTO/Brian Lawless/Pool via Reuters/AWW/djo

Dublin (ANTARA) - Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin, Jumat, menerima surat pengunduran diri Menteri Pertanian Dara Calleary setelah ia melanggar aturan pembatasan COVID-19 dengan menghadiri sebuah acara sosial yang sempat memancing kemarahan publik.

Calleary pada Kamis malam meminta maaf kepada publik karena ia menghadiri acara santap malam yang diadakan oleh komunitas golf parlemen Irlandia.

Ia menghadiri acara itu sehari setelah pemerintah menetapkan aturan pembatasan ketat untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.

Irlandia merupakan salah satu negara yang menetapkan aturan ketat di Eropa. Rakyat Irlandia banyak mengkritik kebijakan pemerintah karena kerap bertentangan satu sama lain, serta sosialisasi aturan yang buruk.

Pemerintah telah membatasi pertemuan di dalam ruangan maksimal dapat dihadiri oleh enam orang.

Lebih dari 80 orang, termasuk Komisioner Dagang Eropa Phil Hogan dan politisi lainnya, menghadiri karyawisata yang diadakan oleh komunitas golf.

Acara itu digelar satu hari setelah Calleary bersama menteri-menteri lainnya mengumumkan kebijakan pembatasan baru.

"Kehadiran dia pada acara itu salah dan dia membuat keputusan tidak tepat. Saya telah menerima surat pengunduran dirinya. Dia telah membuat keputusan yang tepat untuk negara ini," kata PM Micheál Martin lewat pernyataan tertulisnya.

"Seluruh rakyat Irlandia telah membuat pengorbanan yang personal dan sulit dalam kehidupan bersama keluarganya serta pekerjaan mereka hanya demi mematuhi aturan pembatasan COVID-19. Acara itu (karyawisata, red) tidak seharusnya digelar sebagaimana itu terjadi," terang PM Martin.

Ungkapan maaf yang disampaikan Calleary di media sosial Twitter dibalas oleh hampir 2.000 pengguna dalam waktu dua jam. Banyak dari mereka marah karena tidak dapat menghadiri upacara pemakaman keluarga, membatalkan jadwal liburan dan pernikahan karena pembatasan terkait pandemi.

Koran The Irish Times mengutip keterangan seorang saksi yang mengatakan bahwa para peserta acara karyawisata tidak memakai masker dan menjaga jarak. Bahkan, mereka berjabat tangan satu sama lain.

Calleary ditunjuk sebagai menteri pertanian bulan lalu saat pendahulunya dipecat karena skandal mabuk sambil mengemudi. Pendahulunya itu dipecat saat baru bergabung dengan koalisi baru pemerintahan Martin selama dua minggu.

Sumber: Reuters

Baca juga: Irlandia kembali berlakukan pembatasan di tiga daerah

Baca juga: McDonald's tutup sementara seluruh cabang di Inggris, Irlandia

Baca juga: Meksiko, India, Irlandia, Norwegia jadi anggota tidak tetap DK PBB


 

Tak pakai masker di Jabar bisa didenda Rp150 ribu


Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar