Korban tenggelam di Sungai Serayu-Banjarnegara ditemukan tim SAR

id laka air,warga,korban tenggelam,Sungai Serayu,Sungai Merawu,Banjarnegara,Jateng,SAR gabungan

Tim SAR gabungan mencari korban kecelakaan air di Sungai Serayu, Kabupaten Banjarnegara, Jateng, Sabtu (22/8/2020). (FOTO ANTARA/HO - BPBD Banjarnegara)

Banjarnegara, Jateng (ANTARA) - Tim "search and rescue" (SAR) gabungan berhasil menemukan seorang pria yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Serayu, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.

"Korban atas nama Rudianto (22), warga Desa Paweden, Kecamatan Karangkobar ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sungai yang merupakan pertemuan antara Sungai Serayu dan Sungai Merawu, Desa Rejasa, Kecamatan Madukara," kata Kasi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara Agus Haryono di Banjarnegara, Sabtu malam.

Dia menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi saat korban sedang melakukan ritual kuda kepang di sungai yang merupakan pertemuan antara sungai Serayu dan Sungai Merawu.

"Korban bersama sembilan orang temannya sedang melakukan ritual kuda kepang. Ritual dilakukan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00:30 WIB," katanya.

Saat sedang melakukan ritual di sungai tersebut, kata dia, korban terseret arus sungai dan tenggelam.

Dia menambahkan setelah mengetahui berita tersebut, pihaknya langsung berangkat ke lokasi penemuan untuk mengevakuasi korban dengan menggunakan perahu.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, kata dia, jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit di wilayah setempat untuk menjalani pemeriksaan sebelum dipulangkan ke rumah duka.

"Dengan ditemukannya korban atas nama Rudianto maka operasi SAR untuk mencari korban tenggelam secara resmi ditutup dan semua unsur yang terlibat langsung dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," katanya.

Dia menambahkan operasi SAR tersebut melibatkan personel BPBD Banjarnegara, Pos Basarnas Wonosobo, TNI, Polri, RSUD, SAR Kabupaten Banjarnegara, PMI Banjarnegara, RAPI Banjarnegara, Tagana Banjarnegara, warga setempat dan sejumlah unsur lainnya.

Sementara itu, masyarakat di wilayah setempat diingatkan untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas dan juga selalu waspada guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, demikian Agus Haryono.

Baca juga: Korban tenggelam Sungai Serayu Banjarnegara masih dicari tim SAR

Baca juga: Basarnas: seorang bocah hilang di sungai Serayu-Banjarnegara

Baca juga: Tim SAR gabungan cari korban tenggelam di Sungai Serayu Purbalingga

Baca juga: Perahu terbalik di Sungai Serayu, penambang pasir di Cilacap-Jateng dilaporkan hilang


Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar