Sekda Banyuwangi positif COVID-19, layanan publik tetap normal

id sekda banyuwangi positif COVID-19, COVID-19 di banyuwangi

Ilustrasi - Gugus Tugas COVID-19 Banyuwangi saat memantau penerapan protokol kesehatan di perusahaan di kawasan industri Muncar. (HO-Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi (ANTARA) - Pelayanan publik di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tetap normal meskipun sekretaris daerah setempat, Mujiono, saat ini menjalani isolasi di rumah sakit karena positif terinfeksi virus corona jenis baru (COVID-19), kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

"Tugas Pak Sekda ditangani oleh tiga asisten Pemkab Banyuwangi sesuai bidangnya masing-masing. Dengan sistem TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang dibangun pemkab selama ini, bisa menunjang tugas-tugas yang ada," kata dia di Banyuwangi, Jumat.

Terkait dengan hasil tes usap yang menunjukkan Sekda Banyuwangi Mujiono positif terjangkit COVID-19, tim kesehatan daerah pasti melakukan penelusuran sesuai standar operasional atau protokol penanganan COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dr Widji Lestariono menjelaskan beberapa hari terakhir agenda kegiatan Mujiono memang cukup padat dan intensif memantau penanganan klaster COVID-19 di salah satu pesantren di Banyuwangi.

"Pak Sekda memang saat ini tengah fokus penanganan COVID-19 di sana. Beliau turut memantau pelaksanaan penanganan di sana (pesantren, red.)," ujarnya.

Menurut Rio, sapaan Widji Lestariono, kondisi Sekda Mujiono terus membaik dan saat ini masih menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Blambangan, Banyuwangi.

"Dua hari lalu beliau memang mengaku tidak enak badan, lalu periksa dan dilanjutkan tes usap, dan beliau sekarang di ruang isolasi, kondisi beliau saat ini sudah membaik. Tadi sudah berkomunikasi dengan saya," tuturnya.

Baca juga: Khofifah pastikan bantu santri positif COVID-19 di Banyuwangi
Baca juga: Bertambah 100 orang, positif COVID-19 di Banyuwangi naik 341 kasus

 

Pewarta : Masuki M. Astro/Novi Husdinariyanto
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar