Batik Siak kian populer sejak dipakai ASN

id batik,batik siak,baju batik,dekranasda

Batik Siak yang diproduksi Dekranasda Siak. (ANTARA/HO-Dekranasda Siak)

Siak (ANTARA) - Batik Siak produksi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak, Riau, kini kian populer sejak dipakai setiap Kamis dan saat Dinas Luar (DL) oleh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga secara langsung mempromosikan produk daerah tersebut.

"Untuk promosi, kita minta ASN Pemkab Siak memakai Batik Siak setiap Kamis. Juga dipakai oleh semua dinas dan pejabat di Kabupaten Siak ke manapun ketika ke luar daerah atau DL," kata Ketua Dekranasda Siak Rasidah Alfedri di Siak, Sabtu.

Ia mengatakan bahwa batik tersebut dibuat oleh 15 pekerja yang ada di Dekranasda Siak yang terdiri dari anak-anak putus sekolah dan ibu rumah tangga yang mau menambah penghasilan.

Baca juga: Kemlu RI akan masukkan batik dalam kurikulum pendidikan diplomat

Semua modal dan alat produksi dibiayai Dekranasda Siak. Berapapun hasilnya yang terjual diserahkan ke Dekranasda dan langsung diberikan keuntungannya tunai kepada para pekerja.

"Karena ini salah satu cara kita memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Siak. Ini sudah banyak juga dibeli masyarakat, bahkan kemarin Ibu Komandan Resor Militer 031/Wirabima sangat tertarik, 10 dibelinya," ungkap Rasidah yang juga istri Bupati Siak ini.

Jenis batiknya, lanjut dia, yakni batik cetak yang dirancang di Siak dan dicetak di Jawa. Tapi sekarang Dekranasda juga lebih banyak membuat dengan motif batik cap dan tulis.

Baca juga: Aplikasi batik digital diluncurkan pada HUT RI di Swiss

"Namanya Rumah Batik Istana ada di bawahnya gambar istana. Motifnya tanaman dan buah yang ada di Siak, yang hari Kamis dipakai pegawai kami ambil motif Perabung Istana Peraduan Siak," tambahnya lagi.

Selain batik, Dekranasda juga produksi kain tenun dengan pekerja juga 15 orang. Ada juga pekerja yang bisa diminta datang ke rumah pemesan untuk menenun.

Salah satu promosi lainnya Dekranasda menggratiskan bagi Bujang Dara Siak untuk memakainya. Kemudian juga promosi melalui media sosial seperti di instagram @dekranasdasiak dikirimkan untuk pesanan dari jauh.

Baca juga: Teknologi mesin batik cetak dikembangkan di Sampang, Madura

Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar