Indonesia harapkan AS bantu ASEAN bangun ketahanan kesehatan kawasan

id ketahanan kesehatan asean,pandemi covid 19,pertemuan menlu asean as,amerika serikat,menlu retno marsudi,menlu as mike pompeo

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan keterangan pers mengenai Pertemuan Menlu ASEAN-AS yang dilakukan secara virtual, Kamis (10/9/2020). (Handout Kemlu RI)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia mengharapkan Amerika Serikat (AS), yang merupakan salah satu mitra wicara ASEAN, untuk membantu membangun ketahanan kesehatan di kawasan guna merespons pandemi COVID-19.

“Antara lain dengan memperkuat jaringan di antara pusat-pusat pengendalian dan pencegahan penyakit,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyampaikan keterangan pers mengenai Pertemuan Menlu ASEAN-AS yang berlangsung secara virtual, Kamis.

Selain itu, ASEAN-AS juga diharapkan dapat bekerja sama dalam pengembangan dan produksi vaksin COVID-19, yang dianggap game changer untuk memerangi pandemi.

Lebih lanjut, Menlu Retno menyampaikan bahwa pandemi COVID-19 adalah bukti bahwa masyarakat dunia hidup dalam global village yang saling terkoneksi dan tanpa batas.

Karena itu, ia mengajak ASEAN dan AS untuk bersatu dan saling terkoneksi dalam upaya merespons pandemi.

“Dalam pernyataan nasional saya juga sampaikan apresiasi atas bantuan AS terhadap penyediaan ventilator bagi Indonesia,” kata Retno, merujuk pada bantuan sejumlah 600 unit ventilator dari AS yang tiba di Tanah Air pada Juli dan Agustus.

Dalam situs resmi Departemen Luar Negeri AS yang diakses Kamis, disebutkan bahwa Menlu Mike Pompeo memuji negara-negara ASEAN atas tanggapan transparan mereka terhadap pandemi COVID-19.

AS juga telah mengumumkan kontribusi sebesar 87 juta dolar AS (sekitar Rp1,3 triliun) bagi ASEAN untuk merespons darurat kesehatan dan memberi bantuan kemanusiaan guna memerangi COVID-19.

“Menlu (Pompeo) menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat akan bermitra dengan kawasan dalam pemulihan ekonominya, dengan menggunakan semua perangkat yang kami miliki, termasuk dukungan dari sektor swasta AS,” ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus.

 


Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar