Anggota Komisi VI dukung PLN aliri listrik ke desa-desa

id PLN

Anggota Komisi VI dukung PLN aliri listrik ke desa-desa

Dokumentasi. Penyalaan listrik di Dusun Bonto Panno, Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan oleh General Manager PLN UIW Sulselrabar Ismail Deu di Maros. ANTARA Foto/HO-Humas PLN Sulselrabar

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar mendukung Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait rencana untuk mengalirkan listrik ke desa-desa untuk membangkitkan perekonomian masyarakat desa.

"Saya mendukung PLN untuk menghidupkan desa dengan mengalirkan listrik. Hal ini salah satu program saya waktu di Kementerian Desa," ujar Marwan Jafar lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, Kamis.

Marwan menyampaikan hal tersebut saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT PLN, di Gedung DPR, Jakarta.

Selain itu, Marwan menyampaikan bahwa pembangkit tenaga listrik di PLN harus dilakukan secara desentralisasi guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik secara massal.

Menurutnya, jika pembangkit listrik dilakukan secara sentralisasi, maka akan sangat berbahaya bagi keamanan nasional.

"Jadi usulan saya supaya desentralisasi di PLN. Karena kalau sentralisasi begitu mati seluruh Indonesia akan bahaya buat pengamanan kita," kata mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu.

Dalam kesempatan itu, Marwan juga menyinggung terkait transparansi keuangan PLN, agar tidak mengabaikan kepentingan masyarakat hanya karena mengutamakan bisnis.

"Soal keuangan juga harus transparan. Bisnis oke tapi jangan sampai mengorbankan masyarakat. Sifatnya kartelisasi harus dihentikan untuk melayani masyarakat," tegas Marwan.

Baca juga: PLN diminta segera migrasi pencatatan meteran listrik ke otomatis
Baca juga: Masyarakat diperkirakan tak kaget lagi tagihan listrik naik saat PSBB


Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar