KPU Kepri tetapkan DPS 1.163.557 pemilih

id KPU Kepri, tetapkan DPS 1.163.557 orang,pilkada kepri,daftar pemilih sementara

Peserta rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kepri menyaksikan jumlah pemilih sementara. ANTARA/Nikolas Panama/am.

Tanjungpinang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di wilayah itu sebanyak 1.163.557 orang.

Anggota KPU Kepri Priyo Handoko dalam Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di salah satu hotel di Tanjungpinang, Rabu mengatakan, calon pemilih dalam DPS terdiri dari laki-laki sebanyak 582.523 orang dan perempuan 581.034 orang.

DPS di Kepri tersebar di Batam sebanyak 584.691 orang, Kepulauan Anambas 31.625 orang, Natuna 52.810 orang, Lingga 70.594 orang, Tanjungpinang 149.174 orang, Karimun 165.133 orang dan Bintan 109.530 orang.

Baca juga: KPU tetapkan DPS di Sumbar 3.691.592 pemilih
Baca juga: DPR: KPU yakinkan pemungutan suara Pilkada terapkan prokes COVID-19


"Jumlah pemilih terbanyak di Batam, sama seperti pemilu maupun pilkada sebelumnya," katanya.

Ia menambahkan, calon pemilih tersebut tersebar di-76 kecamatan dan 417 desa atau kelurahan. Kecamatan di Kepri terdiri dari Batam 12 kecamatan, Anambas 10 kecamatan, Natuna 15 kecamatan, Tanjungpinang empat kecamatan, Bintan 10 kecamatan, Lingga 13 kecamatan, dan Karimun 12 kecamatan.

Sementara desa dan kelurahan di Kepri tersebar di Batam sebanyak 64, Anambas 54, Natuna 77, Lingga 82, Karimun 71, Tanjungpinang 18, serta Bintan 51 desa dan kelurahan.

Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kepri mencapai 4.054, tersebar di Bintan sebanyak 351, Tanjungpinang 443, Karimun 554, Lingga 242, Natuna 170, Anambas 119 dan Batam sebanyak 2.175.

"Jumlah pemilih maksimal 500 orang pada masing-masing TPS," ujarnya.

Priyo mengatakan penetapan DPS bukan akhir dari penetapan daftar pemilih karena itu masih dapat diperbaiki dalam tahapan berikutnya. Ia mengakui proses pencocokan dan penelitian data pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih hingga ditetapkan sebagai DPS belum sempurna.

"Masih ada tahapan tanggapan masyarakat untuk memperbaiki data pemilih sebelum ditetapkan sebagai DPT," katanya.

Baca juga: KPID Sumbar minta media penyiaran adil dan proporsional dalam Pilkada
Baca juga: Anggota DPR: Perlu sikap adaptif tahapan Pilkada-prokes COVID-19

 

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar