Disdukcapil Cianjur jamin stok blangko cukup sampai akhir tahun

id Cianjur, disdukcapil Cianjur, stok blangko Cianjur, cetak KTP cianjur,KTP CIANJUR

Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Jawa Barat. (ANTARA/Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Jawa Barat menjamin ketersediaan blangko KTP elektronik (KTP-el) mencukupi hingga akhir tahun terutama untuk mencetak KTP bagi pemilih pemula yang sudah menjalani perekaman.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Cianjur Dundi Syahron saat dihubungi, Minggu, mengatakan ketersediaan blangko KTP-el juga sudah dijamin Menteri Dalam Negeri akan terpenuhi hingga akhir tahun 2020, sehingga pihaknya tidak akan mengalami kelangkaan blangko.

"Kami melalui kecamatan dan desa, untuk menginformasikan pada warga terkait stok blangko yang mencukupi hingga akhir tahun, sehingga warga terutama yang baru berusia 17 tahun pada tahun ini, jangan khawatir untuk tidak dapat menyalurkan aspirasi pada Pilkada 2020," katanya pula.
Baca juga: Dinas percepat pencetakan KTP elektronik untuk warga

Ia menjelaskan, stok blangko KTP-el siap cetak di Disdukcapil Cianjur hingga saat ini sebanyak 1.500 keping, ketika stok kurang dari 500 keping, pihaknya segera mengajukan stok blangko ke pusat, sesuai dengan prosedur yang berlaku, sehingga tidak ada penumpukan atau kekurangan di daerah.

Setiap pengajuan ke pusat, ujar dia, pihaknya hanya mendapat kuota sebanyak 20.000 keping per satu kali pengajuan, sehingga dari proses perekaman hingga pencetakan KTP, pihaknya hanya membutuhkan waktu satu hari.

"Berbeda dengan tahun 2018 karena terjadi pengendapan, sehingga pencetakan KTP menjadi sangat lama. Untuk tahun ini, tidak ada pengendapan, dari perekaman hingga cetak KTP hanya membutuhkan waktu satu hari paling lama," katanya lagi.

Sedangkan terkait surat keterangan (suket) atau penganti KTP sementara, sudah tidak berlaku sejak Februari, sesuai dengan keputusan pemerintah pusat. "Meski masih banyak warga yang menggunakan suket, namun surat tersebut sudah tidak berlaku. Silakan datang ke desa atau kecamatan untuk menggantinya dengan KTP-el," katanya pula.
Baca juga: Polres telusuri penyebar berita bohong WNA masuk DPT
Baca juga: Disdukcapil Cianjur cetak 1000 keping KTP-e setiap hari

 

Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar