Gubernur Jambi resmikan laboratorium PCR COVID-19

id PCR covid di jambi

Gubernur Jambi Fachrori Umar saat meresmikan laboratorium biologi molekuler dan gedung Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) di RSUD Raden Mattaher Jambi, Selasa (22/9). (FOTO ANTARA/HO/Humas Prov)

Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Fachrori Umar, Selasa, meresmikan laboratorium biologi molekuler dan gedung Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi guna mempercepat penanganan COVID-19.

Dengan diresmikannya laboratorium tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi resmi memiliki laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk uji Swab COVID-19. Langkah ini merupakan upaya Gubernur Jambi dan jajaran serta pihak terkait, mendorong percepatan penanganan COVID-19 di Provinsi Jambi.

Dalam acara tersebut, Gubernur didampingi Danrem 042/Gapu Brigjen Pol.M/Zulkifli, Plt Kepala Dinkes Provinsi Jambi Refrizal dan Direktur Utama RSUD Raden Mattaher dr Ferry Kusnadi.

"Dengan adanya laboratorium Biologi Molekuler ini, bisa mempercepat penelusuran (tracking) penyebaran COVID-19, meningkatkan kinerja dan dengan cepat mendiagnosa penyakit, khususnya COVID-19," katanya.

Dia menjelaskan, upaya secara medis harus dimaksimalkan dengan peralatan dan sebagainya. Tak hanya itu, Gubernur pun berharap agar masyarakat tetap punya kesadaran untuk mematuhi protokol Kesehatan COVID-19.

"Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih kepada Plt Kadis Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher yang telah menyiapkan gedung dan laboratorium biologi molekuler coronavirus dan juga gedung unit transfusi darah. Keberadaan gedung ini mempermudah masyarakat untuk mendapat darah tepat waktu dan memudahkan penanganan kasus COVID-19 di Provinsi Jambi," kata Fachrori Umar.

Baca juga: Keluarga Wali Kota Jambi positif COVID-19

Baca juga: Pelayanan Puskesmas Koni di Jambi ditutup


Akhir bulan Juli lalu terjadi lonjakan kasus COVID-19 dan per tanggal 20 September 2020 terdapat 386 jumlah kasus di Provinsi Jambi, serta menerangkan beberapa upaya dalam percepatan penanganan wabah COVID-19 antara lain disediakannya Bapelkes sebagai rumah isolasi mandiri dan penambahan ruang isolasi Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi, sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien COVID-19 Provinsi Jambi.

Sebab itu laboratorium biologi molekuler ini dapat meningkatkan kapasitas pemeriksaan sampel uji swab per hari dan memperpendek antrian pemeriksaan sampel sehingga dapat mempermudah kerja tim Gugus Tugas dan gerak cepat dalam penelusuran kontak untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Gubernur berpesan kepada seluruh jajaran RSUD Raden Mattaher Jambi termasuk pemeriksaan laboratorium yang akan semakin banyak, agar tetap bekerja ikhlas dan maksimal, memberikan pelayanan prima yang dimulai dari kemampuan, sikap, penampilan, perhatian, tindakan dan tanggung jawab.

Direktur Utama RSUD Raden Mattaher dr Ferry Kusnadi mengatakan peresmian gedung unit transfusi darah rumah sakit dan laboratorium molekuler dapat meningkatkan semangat dan kinerja seluruh jajaran RSUD Raden Mattaher.

"Dengan adanya laboratorium Biologi Molekuler ini, Rumah sakit Raden Mattaher sudah dapat melakukan PCR, tes cepat molekuler untuk penanganan COVID-19. Dan dengan adanya gedung unit transfusi darah yang sesuai dengan standar tipe B, maka kita dapat mengambil komponen darah tertentu dan uji saring. RSUD juga memiliki satu buah unit mobil dengan alat transfusi darah lengkap," kata dr Ferry.

Baca juga: Tes usap COVID-19 mandiri Jambi aktif kembali, sehari uji 100 sampel

Baca juga: Rekor di Jambi, 20 PDP dinyatakan sembuh dalam sehari

Pewarta : Nanang Mairiadi dan Dodi Saputra
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar