TPA Mamitarang diharapkan mampu tampung 312,29 ton sampah per hari

id TPA,Mamitarang sulut

Wagub Steven Kandouw memberikan sambutan pada peletakkan batu pertama pembangunan TPA regional Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung (Mamitarang) di Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, TPA ini diharapkan mampu menampung 312,29 ton sampah per hari. (1)

Manado (ANTARA) - Pembangunan TPA regional Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung (Mamitarang) di Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, diharapkan mampu menampung 312,29 ton sampah per hari.

"Saya optimistis pembangunan TPA regional Mamitarang berjalan lancar karena didukung dengan perencanaan matang, koordinasi dan pengawasan optimal," kata Wagub saat melaksanakan ground breaking TPA regional tersebut, Kamis.

Wagub berharap masyarakat tak usah cemas dengan pembangunan TPA tersebut asalkan ada komunikasi, koordinasi.

"Mudah-mudahan semuanya sukses, perencanaannya, sukses pelaksanaannya, sukses pengawasan, sukses pertanggungjawaban dan sukses operasional,” katanya.

Baca juga: Peduli pantai, BI-GenBI bersihkan sampah plastik di Sulut

Baca juga: Wanita penyelam deklarasi laut bersih


TPA ini, lanjut Wagub, dibangun dengan teknologi modern ramah lingkungan sehingga tak mencemarkan lingkungan sekitar.

“Jadi masyarakat tidak usah takut bahwa anda juga nanti akan terlibat mendapatkan manfaat selain lingkungan menjadi bersih," ujarnya.

Ketua DPRD Provinsi Sulut periode 2014-2015 itu mengajak semua pemangku kepentingan di kabupaten dan kota terus melakukan sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan.

“Mudah-mudahan langkah kita hari ini mencerahkan masyarakat dan memberi kesejahteraan untuk kita semua,” ujarnya.

TPA Regional Mamitarang seluas 30 hektar ini bagian dari sistem sanitasi perkotaan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan produksi sampah rumah tangga dari masyarakat.

Direncanakan TPA regional ini mampu menampung sebanyak 312.29 ton sampah per hari yang dihasilkan oleh 572.526 jiwa atau 143.131 kepala keluarga.

Pembangunan TPA ini diawali pekerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Daerah Provinsi Sulut dengan membangun jalan akses menuju TPA dengan biaya APBD Pemprov Sulut.

Selanjutnya, dukungan Kementerian PUPR mencakup pembangunan lahan urug (landfill), Instalasi Pengolahan Lindi seluas 8,7 hektare, dan kolam Instalasi Pengolahan Air Lindi yang terdiri dari unit Screen, Equalisasi, Anaerobik, Fakultatif, Maturasi, dan Wetland

TPA regional Mamitarang ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan, menyelamatkan air permukaan (sungai dan pantai), dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitarnya.*

Baca juga: Gubernur menandatangani MoU pengelolaan sampah di Wina

Baca juga: Pemprov Sulut terapkan pengurangan pemakaian plastik

Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar