Pemkot Batam buka fasilitas isolasi COVID-19 untuk VIP

id batam siapkan isolasi covid-19 vip,pelayanan isolasi covid batam,update covid batam

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi. (ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau berencana membuka fasilitas isolasi VIP mandiri bagi warga terinfeksi COVID-19 yang ingin mendapatkan pelayanan berkelas.

"Kita sudah wacanakan juga buka isolasi VIP/mandiri," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Senin.

Pemkot menggandeng pelaku usaha dalam pelayanan itu.

Untuk sementara, rencana fasilitas isolasi VIP akan dibuka di dua tempat yaitu Apartemen Baloi dan Hotel Sentosa.

Baca juga: Tambahan 21 positif dan 70 sembuh COVID-19 di Batam

Baca juga: Seorang WN Inggris sembuh dari COVID-19 di Batam


"Ini bayar sendiri. Hanya untuk yang mau saja, tidak dipaksakan," kata dia.

Biaya isolasi mandiri VIP itu diperkirakan sekitar Rp700.000 hingga Rp800.000 per malam.

"Untuk yang mau saja. Bisa ekspatriat, bisa golongan atas yang tidak mau ke RSKI, dan lainnya. Yang mau saja," kata Didi menegaskan.

Tidak hanya fasilitas ala hotel, pihaknya juga menyiapkan tenaga medis di fasilitas yang hanya melayani terinfeksi COVID-19 dengan asimptomatik atau tanpa gejala.

"Keunggulan dari pelayanan ini hanya di fasilitas saja. Rencananya, tenaga kesehatan dari RS Khusus COVID-19 Pulau Galang bisa membantu. Sudah ada pembicaraan dengan Kepala Rumah Sakit," kata dia.

Dalam kesempatan itu, kata Didi, bila ada pihak hotel yang berminat kerja sama sebagai lokasi isolasi warga terpapar Virus Corona, agar menghubungi pihaknya.

Didi juga menegaskan pelayanan bagi masyarakat umum positif COVID-19 tetap disiapkan di RSKI Pulau Galang dan Rusun BP Batam.

"Yang gratis kita siapkan Rusun BP, kalau rumah sakit penuh semua," kata pria yang juga menjabat Kepala Bidang Kesehatan Gugus Tugas COVID-19 Batam.*

Baca juga: Rusun BP Batam mulai tampung warga positif COVID-19

Baca juga: Tambahan 73 positif dan 36 sembuh COVID-19 di Batam

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar