Total pasien sembuh dari COVID-19 di Jakarta tembus 60 ribu

id Corona,COVID-19,Kasus Positif Jakarta

Petugas merapikan ruang isolasi pasien COVID-19 di Graha Wisata Ragunan, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Graha Wisata Ragunan menyiapkan 76 kamar yang dapat menampung 152 pasien isolasi orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.

Jakarta (ANTARA) - DKI Jakarta mencatat total pasien sembuh dari paparan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta menembus angka 60 ribu yakni 60.320 pada Rabu (30/9).

Baca juga: 56 kamar Wisma JIC jadi tempat isolasi pasien COVID-19

Hal itu dipastikan karena berdasarkan laporan di web pemantauan COVID-19 DKI Jakarta, pada Rabu ini, terjadi pertambahan pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta sebanyak 1.455 orang yang meningkatkan jumlah pasien sembuh dari paparan COVID-19 yang asalnya 58.865 orang, menjadi 60.320 orang.

Jumlah pasien sembuh tersebut sendiri, adalah sekitar 81,1 persen (sebelumnya 80,3 persen) dari total kasus positif yang terpantau pada Selasa ini sebesar 74.368 orang, dengan di dalamnya sebanyak 12.317 orang (berkurang 409 dari sebelumnya 12.726 orang) masih dirawat/isolasi, serta 1.731 orang (bertambah 13 dibanding sebelumnya 1.718 orang) meninggal dunia atau hanya 2,3 persen (sama seperti sebelumnya).

Baca juga: Akademisi UI jelaskan alasan COVID-19 Indonesia belum terkendali

Untuk pertambahan kasus positif paparan COVID-19 di Jakarta pada Rabu ini sebesar 1.059 kasus yang merupakan hasil uji usap laporan dua hari (29-30 September) yang menyebabkan total jumlah kasus konfirmasi positif sampai hari Rabu ini adalah 74.368 kasus (bertambah dari sebelumnya sebanyak 73.309 kasus).

Pertambahan 1.059 kasus ini merupakan hasil uji usap (swab test PCR) yang dilakukan pada Selasa (29/9) dengan ditemukan sebanyak 953 kasus serta laporan pada tanggal 29 September yang baru dilaporkan hari ini sebanyak 106 kasus.

Baca juga: TPU Rorotan disiapkan jadi tempat pemakaman COVID-19

Untuk pengujian usap (swab test) sampai dengan PCR terakhir pada Selasa (29/9), dilakukan tes pada 10.395 spesimen yang di dalamnya ada 8.328 orang dites untuk menidagnosis kasus baru dengan hasil sebanyak 927 kasus positif dan 7.401 kasus negatif.

Dengan demikian, rataan tes PCR total per satu juta penduduk sebanyak 88.195. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 70.493

Sampai dengan Senin (28/9), sudah ada 1.290.210 spesimen (sebelumnya 1.280.478 spesimen) yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Persentase kasus positif berdasar jumlah tes atau positivity rate Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangan kasus pada Rabu ini, masih sebesar 10,3 persen naik dari hari sebelumnya 10 persen.

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan tidak lebih dari lima persen untuk masuk dalam kategori kawasan aman. Sedangkan persentase kasus positif di Jakarta secara total sebesar 7,9 persen (sama seperti sebelumnya).

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar