Danrem harap terapi plasma konvalesen bisa tekan angka COVID di Bali

id Plasma konvalesen, Korem 163/Wira Satya, Bali

Proses donor plasma untuk terapi plasma konvalesen di Kodim 1610/Klungkung, Bali. ANTARA/HO-Kodim Klungkung/aa.

Denpasar (ANTARA) - Komandan Korem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf berharap dengan penerapan terapi plasma konvalesen dapat membantu meningkatkan angka kesembuhan COVID-19 dan menekan laju penyebaran virus corona di wilayah Bali.
 
"Donor plasma darah ini diharapkan bisa membantu, tapi memang agak sulit. Saat donor kemarin dari 109 orang, hanya 35 yang lolos sebagai pendonor. Upaya dari Korem sudah melaksanakan dua kali donor plasma darah. Nah, kita harus punya upaya nyata untuk membantu mengatasi pandemi COVID dengan menambah jumlah yang sembuh," kata Husein Sagaf saat ditemui di Aula Makorem 163/Wira Satya, Kamis.

Baca juga: 15 anggota TNI dan 22 warga sipil lakukan donor plasma konvalesen

Baca juga: Kasad beri arahan RSPAD terus gelar donor plasma konvalesen lanjutan
 
Ia mengatakan bahwa di satuan tugas tetap menerapkan 3T, yaitu tracing, test dan treatment bagi anggota TNI maupun ASN. Selain itu, untuk menekan penyebaran COVID-19, bagi anggota yang terpapar akan dilanjutkan dengan pengecekan kepada keluarganya. Kemudian, ditracing untuk mengetahui tempat-tempat yang sebelumnya pernah dikunjungi dan dilakukan treatment berupa pemisahan atau karantina.
 
"Yang positif itu kita bawa ke rumah sakit angkatan darat (RSAD) untuk dirawat, yang negatif kita karantina, kita tes lagi setelah 14 hari, kalau negatif baru boleh kembali ke keluarganya. Untuk tempat-tempat karantina masih kita koordinasikan dengan pemda," ujarnya.
 
Pencarian pendonor untuk terapi plasma konvalesen terus dilakukan setiap jajaran Kodim di Bali. Salah satunya, di Kodim 1610/Klungkung tercatat ada 21 orang penyitas yang dinyatakan memenuhi syarat kesehatan jadi pendonor plasma konvalesen.
 
"21 orang penyitas ini sudah melaksanakan uji laboratorium screening sampel darah sehari sebelumnya dan telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan untuk dilakukan pengambilan darah. Nanti akan diproses menjadi plasma di UTD PMI Bali, Sanglah Denpasar. Sementara untuk dua orang lainnya melaksanakan donor biasa," kata Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon.

Baca juga: PMI: 200 pasien telah jalani terapi plasma konvalesen

Baca juga: Pangdam Udayana berikan penghargaan bagi 28 pendonor plasma konvalesen
 
Pendonor berasal dari tiga wilayah, yaitu Kabupaten Bangli, Klungkung dan Karangasem yang telah dikoordinasi oleh masing-masing Kodim di tiga wilayah tersebut.
 
Dandim Klungkung mengatakan kegiatan donor ini bertujuan untuk membantu pemerintah mempercepat penanganan COVID-19. Dengan ketersediaan plasma konvalesen akan membantu mempercepat penyembuhan pasien positif COVID-19.

Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar