Kominfo gandeng perusahaan rintisan lokal dorong digitalisasi UMKM

id gojek,kominfo

Kepala Litbang SDM Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar, saat di acara Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama Fresh Graduate Academy dan Vocational School Graduate Academy, Digital Talent Scholarship Tahun 2020 di Jakarta. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggandeng perusahaan rintisan (start-up) bidang teknologi seperti Gojek untuk program “Digital Talent Scholarship 2020” yang bertujuan mempercepat ribuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) go-digital.

Kepala Badan Litbang SDM Kominfo RI, Basuki Yusuf Iskandar, mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan prioritas pemerintah, khususnya Kemenkominfo, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

"Kami mengapresiasi Gojek yang menjadi mitra Kominfo dalam memberikan pelatihan kewirausahaan bagi lebih dari 2.000 pelaku UMKM," kata Basuki melalui keterangan yang diterima pada Selasa.

Baca juga: Pemerintah bangun 84 pusat layanan bisnis online

Baca juga: Kominfo dorong UMKM jualan online


"Masa pandemi ini memberikan tantangan namun juga peluang untuk bertransformasi ke dalam ekosistem digital dan melakukan ekspansi pasar," ujarnya melanjutkan.

Menurut dia, berbagai materi dalam pelatihan seperti kewirausahaan, cara menggunakan aset digital hingga edukasi protokol kebersihan untuk usaha kuliner menjadi jawaban atas kebutuhan pelaku UMKM untuk dapat beradaptasi di ekosistem digital.

Sementara itu, perusahaan teknologi dalam negeri, Gojek, berpendapat, digitalisasi UMKM telah terbukti menjadi jawaban untuk akselerasi gerak roda perekonomian, terutama di tengah situasi pandemi.

"Dalam kolaborasi ini, kami tidak hanya memberikan UMKM ilmu yang dibutuhkan untuk sukses di dunia digital tetapi juga kemudahan menjadi bagian dari ekosistem Gojek," kata Shinto Nugroho, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Gojek.

Tidak hanya akan melatih peserta UMKM pengetahuan bisnis daring, tetapi juga keterampilan untuk mengadopsi dan mengoptimalisasi teknologi ke dalam pengembangan usaha di dunia digital.

Akan ada memberikan dua pelatihan khusus. Pertama, mengenai kewirausahaan secara umum dan cara memanfaatkan platform digital termasuk pengenalan aplikasi keyboard ajaib - Selly.

Pelatihan kedua akan lebih berfokus pada UMKM di bidang kuliner yang akan membahas mengenai digital marketing, cara mendaftar aplikasi merchant dan penerapan protokol kesehatan untuk usaha kuliner.

Guna memastikan peserta bisa memahami dan langsung praktik, akan diberikan pelatihan dengan sistem Self-paced Learning (belajar mandiri), serta pelatih khusus di Live Session dimana peserta bisa berkonsultasi langsung dan mendapat solusi akan tantangan yang dihadapi.

Pelatihan “Digital Entrepreneurship Gojek” terbuka untuk semua jenis UMKM, dan akan dimulai tanggal 2 November 2020. Periode pendaftaran berlangsung dari tanggal 12 - 25 Oktober 2020 melalui website https://digitalent.kominfo.go.id/.

Baca juga: Ketua MPR dorong Kominfo-BSSN terus cegah berita hoaks

Baca juga: Kominfo tegaskan tidak bisa sembarang blokir medsos

Baca juga: Nomor IMEI dapat deteksi ponsel disadap? Ini faktanya


 

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar