"Sekolah kaki kanan", cara komunitas Innova kenalkan "eco driving"

id toyota innova,kijang innova,komunitas mobil,eco driving

Komunitas Toyota Kijang Innova (Innova Community/IC) (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Komunitas pengguna mobil Toyota Kijang Innova (Innova Community/IC) mengajarkan para anggotanya untuk berkendara ekonomis bahan bakar (eco driving) melalui program "Sekolah Kaki Kanan".

Yang dimaksud "Sekolah Kaki Kanan" adalah membiasakan kaki aktif untuk mengemudi (kaki kanan) agar lebih lembut dalam menginjak pedal gas dan menghindari hentakan-hentakan yang tidak perlu selama perjalanan.

“Sekolah Kaki Kanan merupakan kampanye kami sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan di jalan dan pengurangan polusi kendaraan. Sejalan Go Green yang selalu kami laksanakan setiap tahun, setelah tahap ini akan ada tahap berikutnya untuk kampanyekan eco driving dan safety driving,” ujar Nugraha Reza, Ketua Umum Innova Community dalam siaran pers, Rabu.

Kampanye tahap pertama dimulai dengan diskusi selama empat sesi dengan tema berbeda antara lain teknik eco driving, membahas pelumas, alat penghemat BBM dan terakhir adalah perawatan dan modifikasi mesin agar irit bersama Chiang (Torch Engenering) dan Wahono (Kepala Bengkel Auto2000-BSD City).

Beberapa hal yang menjadi poin penting dalam kampanye eco driving antara lain:

1. Pindahkan transmisi ke posisi yang lebih tinggi secepat mungkin
2. Sedapat mungkin pertahankan kecepatan antara 80-100kpj atau RPM dibawah 2000 untuk mesin bensin dan 1800 untuk mesin diesel
3. Hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu
4. Akselerasi dan deselerasi kendaraan dengan lembut
5. Matikan mesin bila tidak diperlukan, atau jika berhenti lebih dari 60 detik
6. Muatan/beban adalah faktor yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar
7. Periksa tekanan ban
8. Hal utama yang tidak kalah penting dalam eco driving adalah pengendalian emosi dalam berkendara
9. Rencanakan rute perjalanan menghemat waktu dan hindari kemacetan

Baca juga: Mau "eco driving"? ini caranya

Baca juga: Tips menjadi pengemudi "pintar"

Baca juga: "Eco-driving" tips nyetir hemat bahan bakar

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar