Solskjaer kurang begitu euforia walau United tundukkan PSG

id Liga Champions,Manchester United.,Paris St Germain

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer dan pemain Paris St Germain Rafinha setelah pertandingan Grup H Liga Champions berakhir di Parc des Princes, Paris, 20 Oktober 2020. (REUTERS/GONZALO FUENTES)

Jakarta (ANTARA) - Manchester United kembali menaklukkan Paris St Germain (PSG), tetapi kemenangan di Liga Champions Rabu dini hari itu tidak se-euforia sebelumnya, kata manajer Ole Gunnar Solskjaer seperti dikutip Reuters.

Lawatan United sebelumnya ke Paris pada 2019 dituntaskan oleh gol tendangan penalti yang dimasukkan Marcus Rashford pada masa injury yang memastikan lolos ke perempat final karena unggul gol tandang. Sedangkan kemenangan 2-1 tadi itu hanyalah sebuah batu loncatan di Grup H.

"Ini perasaan berbeda dari terakhir kali kami menang di sini, ini baru awal penyisihan grup tetapi kami telah mengalahkan tim yang fantastis," kata Solskjaer setelah Rashford kembali mencetak gol kemenangan tiga menit menjelang waktu normal habis.

"Terakhir kali itu babak knockout dan itu memang euforia, ini steril tanpa penonton tetapi tetap bagus dan kami pantas menang."

Baca juga: Gol Marcus Rashford jelang menit akhir antar MU pecundangi PSG 2-1
Baca juga: Thomas Tuchel sebut Paul Pogba salah satu gelandang terbaik dunia


Permainan dini hari tadi itu dimainkan di stadion kosong menyusul krisis COVID-19.

United selanjutnya menghadapi RB Leipzig yang memimpin grup ini setelah mengalahkan Istanbul Basaksehir 2-0.

"Kami tahu kami membutuhkan 10 poin agar lolos sehingga pertandingan pekan depan sangatlah penting," kata Solskjaer.

Namun, tetap saja banyak kegembiraan yang tercipta setelah Rashford kembali menjadi penentu kemenangan di Parc des Princes.

"Tentu saja menyenangkan. Lebih penting lagi, kami memenangkan pertandingan ini. Kami kini berada dalam posisi yang kuat di grup tetapi ini baru pertandingan pertama," kata Rashford.

United juga terlihat tangguh di barisan pertahanan ketika Axel Tuanzebe menjinakkan Kylian Mbappe dan Neymar pada pertandingan pertamanya setelah 10 bulan absen.

"Dia luar biasa hari ini," kata kiper David De Gea. "Dia bermain menghadapi dua pemain terbaik dunia Neymar dan Mbappe jadi dia melakukannya dengan amat sangat baik. Saya senang sekali."

Baca juga: MU pecundangi PSG, penampilan De Gea dan Tuanzebe dihujani sanjungan
Baca juga: Angelino cetak dua gol, bawa Leipzig atasi Basaksehir 2-0
Baca juga: Lazio bekuk Dortmund 3-1, setelah 13 tahun absen di Liga Champions

Pewarta : Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar