Kemendes PDTT raih penghargaan IPB University

id Kemendes PDTT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (kiri) secara simbolis menerima penghargaan untuk kementeriannya dari Rektor IPB University Arif Satria. (foto Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi meraih penghargaan Mitra Pengabdian pada Masyarakat, IPB Awarding Day 2020.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu, penghargaan diberikan Rektor IPB University Arif Satria kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Abdul Halim atau Gus Menteri bangga dengan penghargaan tersebut. Ia berharap penghargaan memicu Kemendes PDTT berinovasi dan mempercepat pembangunan desa, daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi.

Baca juga: Menteri Desa ajak Muslimat NU sinergi bangun desa

Baca juga: Wamendes ajak anak muda berdayakan desa melalui pertanian organik


“Saya bersyukur, satu tahun pengabdian saya sebagai Menteri Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi mendapatkan penghargaan yang luar biasa. Saya bangga dengan penghargaan ini,” kata dia.

Gus Menteri mengatakan Kemendes PDTT menyiapkan percepatan pembangunan desa berupa konsep pembangunan desa yang terukur, akseleratif dan dapat dipantau oleh seluruh masyarakat. Hal tersebut dituangkan dalam Buku Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

“SDGs Desa merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” katanya.

Ia mengatakan Kemendes PDTT juga telah menyelesaikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). SDGs Desa dan RPP terkait BUM Desa tersebut akan mempercepat proses pembangunan seluruh desa di Indonesia.*

Baca juga: Kemendes: Stimulus modal usaha tumbuhkan semangat wirausaha masyarakat

Baca juga: KKP-Kemendes kerja sama tingkatkan budidaya perikanan daerah

Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar