Enam pasien COVID-19 di Bangka dinyatakan sembuh

id covid bangka

Enam pasien COVID-19 di Bangka dinyatakan sembuh

Juru bicara gugus tugas COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Boy Yandra

Sungailiat,Bangka (ANTARA) - Juru bicara gugus tugas COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Boy Yandra mengatakan enam pasien COVID-19 di daerahnya dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan kesehatan intensif.

"Pasien dinyatakan sembuh masing-masing, inisial E (61), Ek (33), Hs (54) dan J (55), keempatnya warga Kecamatan Mendo Barat," kata Boy Yandra di Sungailiat, Sabtu.

Kemudian dua orang pasien sembuh dari COVID-19 berasal dari Kecamatan Riau Silip yakni, inisial Pa (54) dan A (59).

Selain enam orang pasien yang dinyatakan sembuh, kata dia, terdapat satu orang warga asal Kecamatan Sungailiat, inisial Tkj (57) dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca juga: Terumbu karang berbentuk COVID-19 ditebar di Pulau Ketawai-Babel

Baca juga: Seorang tahanan di Bangka terkonfirmasi positif COVID-19


"Riwayat Tkj diketahui reaktif dari hasil rapid tes dengan komorbid penyakit jantung, status bersangkutan merupakan transmisi lokal," katanya.

Dikatakan, Tkj saat ini menjalani perawatan kesehatan di ruang isolasi RSUD Depati Bahrin Sungailiat sejak Jumat (30/10).

Terdata sampai dengan sekarang, jumlah kasus positif COVID -19 di Kabupaten Bangka sebanyak 146 kasus dengan 135 orang pasien sudah dinyatakan sembuh.

Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kabupaten Bangka mencapai 92.4 persen atau masih terdapat 15 orang pasien menjalani perawatan kesehatan baik balai diklat provinsi atau di RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

"Saya ingatkan seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan prilaku disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19, agar wilayah Kabupaten Bangka kembali ke zona hijau," kata Boy Yandra.*

Baca juga: 72 warga Bangka Tengah sembuh dari COVID-19

Baca juga: 67 warga Bangka Tengah sembuh dari COVID-19

Pewarta : Kasmono
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar