Tim SAR cari nelayan hilang di sekitar Pantai Syiah Kuala Aceh

id Aceh,SAR,nelayan,basarnas,pantai syiah kuala,Banda Aceh,pemerintah aceh,pemprov aceh

Tim SAR cari nelayan hilang di sekitar Pantai Syiah Kuala Aceh

Tim SAR mencari nelayan dilaporkan hilang di Pantai Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (1/11/2020). ANTARA/HO-Basarnas Banda Aceh/am.

Banda Aceh (ANTARA) - Tim SAR masih mencari, Zainal Syah (51), nelayan yang diduga terjatuh dari perahunya di perairan Pantai Syiah Kuala, Kota Banda Aceh pada Sabtu (31/10) malam.

"Korban dilaporkan belum kembali melaut pada Sabtu (31/10) pukul 19.00 WIB. Namun, perahu motor korban ditemukan terombang-ambing di perairan Pantai Syiah Kuala dalam keadaan mesin menyala," kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh Budiono di Banda Aceh, Minggu,

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Basarnas dibantu personel polisi perairan serta unsur SAR lainnya, langsung mencari warga Gampong Peulanggahan, Kota Banda Aceh itu dengan membagi tiga tim, dua di air, dan satu tim menyusuri pantai melalui darat.

Baca juga: Tim SAR melakukan pencarian nelayan hilang di perairan Seliu Belitung

Budiono menyebutkan korban belum ditemukan hingga Minggu (1/11) menjelang petang. Pencarian dilakukan dengan jarak lima hingga enam kilometer arah timur di perairan Pantai Syiah.

"Kondisi cuaca saat pencarian sangat mendukung. Tinggi gelombang setengah meter, kecepatan angin tiga knot dari selatan. Artinya, cuaca tidak menghambat proses pencarian," kata Budiono.

Menurut Budiono, yang menjadi kendala pencarian adalah posisi awal di mana korban hilang. Sebab, korban dilaporkan hilang setelah perahu motornya ditemukan dalam kondisi mesin menyala di laut.

"Kalau korban jatuh ke laut dan tenggelam, akan mengapung di hari ketiga. Namun, posisinya di mana, itu yang tidak diketahui. Tim masih terus mencari korban," kata Budiono.

Baca juga: Basarnas cari dua nelayan yang hilang kontak di laut Garut
Baca juga: Tim SAR Namlea cari dua awak KMP Sinar Galesong

Pewarta : M.Haris Setiady Agus
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar