Obyek wisata alam jadi favorit kunjungan wisatawan ke Sleman

id Destinasi wisata alam ,Wisata unggulan sleman ,Dinas pariwisata sleman,Wisata lereng merapi,Tebing breksi prambanan

Obyek wisata alam jadi favorit kunjungan wisatawan ke Sleman

Wisatawan menikmati wahana jip "Volcano Tour" di kawasan lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman/am.

Sleman (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat destinasi wisata alam masih menjadi tujuan favorit kunjungan wisatawan pada liburan panjang pekan lalu.

"Wisata alam masih menjadi tujuan favorit bagi wisatawan saat libur panjang minggu lalu. Angka kunjungan wisatawan naik signifikan dibanding hari-hari libur sebelumnya," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suci Iriani Sinuraya di Sleman, Selasa.

Menurut dia, destinasi seperti kawasan lereng Gunung Merapi dan Taman Tebing Breksi di Prambanan masih menjadi tujuan wisata yang diminati wisatawan.

"Dari lima hari libur panjang minggu lalu dari 12 destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan tercatat kurang lebih sebanyak 58.700 lebih pengunjung yang masuk destinasi wisata di Sleman, " katanya.

Kunjungan wisatawan tersebut meliputi destinasi wisata kawasan Kaliurang dan Agro Wisata Bumi Merapi, kawasan destinasi wisata Cangkringan seperti Kaliadem, Bunker Merapi dan Bukit Klangon.

"Kemudian Tebing Breksi, Grojogan Watu Purbo, Museum Gunungapi Merapi (MGM) dan Monumen Jogja Kembali (Monjali), Candi Sambisari dan Candi Ijo, serta Jogja Exotarium," katanya.

Ia mengatakan, dari pemantauan yang dilakukan  Dinas Pariwisata Sleman, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada hari libur Maulid Nabi Muhammad Kamis 29 Oktober 2020.

"Dan dari wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut rata-rata menaati protokol kesehatan untuk cuci tangan dan memakai masker," katanya.

Suci mengatakan, saat masih ada wisatawan yang abai, dari pengelola destinasi diwajibkan untuk mengingatkan dan menegur jika tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk destinasi yang sudah kami lakukan verifikasi juga sudah secara periodik mengingatkan wisatawan untuk memakai masker dengan benar, cuci tangan, dan jaga jarak, melalui pengeras suara," katanya.

Baca juga: Kemenko: Wisata alam diperkirakan segera "booming" pasca-Corona

Baca juga: Gugus tugas: Pengelola wisata harus patuhi protokol kesehatan

Baca juga: BBKSDA Sumut izinkan Taman Wisata Alam Sibolangit dibuka kembali

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar