Pertambahan kasus virus corona di Jakarta kembali di atas seribu

id Corona,COVID-19,Pertambahan Kasus COVID-19,Tingkat Kesembuhan COVID-19,DKI Jakarta,Pasien sembuh

Pertambahan kasus virus corona di Jakarta kembali di atas seribu

"Rapid test" dengan metode "Antigen Swab" di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mencegah penyebaran COVID-19, Rabu (4/11/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Pertambahan kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta kembali menembus angka di atas seribu, yakni 1.013 sehingga jumlah sejak awal wabah ini di ibu kota mencapai 113.756 kasus.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id yang dipantau di Jakarta, Selasa, dari jumlah kasus positif sebanyak 113.756, sebanyak 91,6 persen pasien sembuh.

Tingkat kesembuhan tersebut setelah ada pertambahan sebanyak 1.300 orang. Total pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta sebanyak 104.144 orang, dari sehari sebelumnya sebanyak 102.844 orang.

Dari jumlah kasus positif sebanyak 113.756 orang, sebanyak 7.221 orang masih dirawat/diisolasi serta 2.391 orang meninggal dunia atau 2,1 persen dari total kasus positif.

Pertambahan kasus positif yang dilaporkan pada Selasa sebanyak 1.013 kasus merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Senin (9/11) yang dilaporkan hari ini sebanyak 746 kasus positif dan 267 kasus merupakan hasil tes pada 8 November 2020.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Jakarta tembus 100.816 orang pada Sabtu
Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Jakarta tembus 99.830 orang


Sampai dengan tes terakhir pada Senin (9/11) itu, sudah ada 1.801.516 spesimen yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) lewat 54 laboratorium untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta.

Dari jumlah tes tersebut, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir tercatat di angka 8,9 persen (turun dari sebelumnya 9,3 persen).

Angka ini di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan tidak lebih dari lima persen sehingga terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi 2 Maret 2020 setelah perkembangan pada Selasa adalah sebesar 8,3 persen.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar