Delapan dari 91 warga Mukomuko positif COVID-19

id Mukomuko,POSITIF,NEGATIF,sembuh

Delapan dari 91 warga Mukomuko positif COVID-19

Sejumlah warga Kabupaten Mukomuko menjalani tes usap.ANTARA/HO-DOK).

Mukomuko (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu telah menerima hasil tes swab terhadap 91 orang yang kontak erat dengan sembilan pasien COVID-19 dari Laboratorium Kesehatan Daerah Bengkulu yakni 83 orang di antaranya dinyatakan negatif dan delapan positif COVID-19..

“Kami sudah menerima hasil tes swab terhadap 91 orang yang kontak erat dengan sembilan pasien COVID-19, sebanyak delapan orang yang kontak erat dengan pasien ini yang positif COVID-19, sisanya negatif,” kata Kasi Survailans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Izharudin di Mukomuko, Sabtu.

Sebanyak 91 orang dari 140 orang warga setempat yang pernah kontak erat dengan sembilan pasien positif COVID-19 di daerah ini yang bersedia mengikuti tes usap atau swab.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Kaltim bertambah 149 kasus

Terkait dengan delapan orang warga setempat yang dinyatakan positif COVID-19, ia mengatakan, tujuh orang di antaranya yang kontak erat dengan sembilan pasien COVID-19, sedangkan satu kasus 78 perempuan berinisial EJ umur 34 tenaga kesehatan tidak diketahui riwayat kontaknya.

Sedangkan delapan kasus ini, dua kasus di antaranya dari Kecamatan Penarik, satu kasus dari Kecamatan Air Manjuto, dua kasus dari Kecamatan Lubuk Pinang, satu kasus dari Kecamatan Kota Mukomuko dan dua kasus dari Kecamatan Sungai Rumbai.

Selain itu dari sebanyak delapan kasus COVID-19 ini, sebanyak enam orang pasien COVID-19 di daerah ini tanpa gejala, sedangkan dua pasien dengan gejala ringan seperti mual, muntah dan indra penciuman hilang.

Baca juga: Pasien terkonfirmasi COVID-19 Sumut capai 14.208

Kemudian dari sebanyak delapan kasus COVID-19 di daerah ini, sebanyak tujuh orang di antaranya laki-laki dan satu perempuan dan ada dua orang yang terjangkit virus corona ini yang merupakan pasangan suami istri.

Kasus 78 dan 79 adalah suami istri. Kasus 78 perempuan berinisial EJ berumur 34 tenaga kesehatan dari Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Rumbai dan 79 laki-laki berinisial DI berumur 38 dari Desa Gajah Mati yang merupakan suami dari kasus 78.

Kemudian semua pasien COVID-19 baik yang tanpa gejala maupun dengan gejala ringan menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing guna mencegah penularan COVID-19 di daerah ini.***3***

Baca juga: RSMM Kota Bogor tambah enam ruang isolasi untuk pasien COVID-19
Baca juga: Pasien meninggal dunia akibat COVID di Lampung bertambah 4 kasus
Baca juga: Ruang isolasi pasien COVID-19 di Kota Sukabumi penuh

Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar