Kemarin, pidato Jokowi di KTT ASEAN-PBB hingga warga tolak RDP MRP

id KTT ASEAN-PBB,Jokowi,MRP,Majelis Rakyat Papua,Jayawijaya,Joko Widodo,Pidato Jokowi,Berita kemarin,Politik kemarin

Kemarin, pidato Jokowi di KTT ASEAN-PBB hingga warga tolak RDP MRP

Presiden Jokowi hadiri KTT ASEAN-PBB dan KTT RCEP. ANTARA/HO-Biro Pers Istana/am.

Jakarta (ANTARA) - Ragam berita di kanal politik Antaranews.com pada Minggu (15/11) menarik dibaca kembali untuk mengawali informasi anda pada pekan ini, di antaranya:

1. Presiden sampaikan sejumlah pesan dalam KTT ASEAN-PBB

Presiden RI Joko Widodo menyampaikan sejumlah pesan dan pandangan dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 ASEAN-PBB, melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Sebagaimana siaran pers yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Presiden antara lain menyampaikan tentang peran PBB dalam multilateralisme, pemenuhan akses obat dan vaksin, hingga menjaga kemajemukan dan toleransi.

Baca selengkapnya

2. Panglima TNI ingatkan masyarakat jaga persatuan dan kesatuan

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terpengaruh dengan berbagai provokasi.

"Saya ingin menyampaikan kembali, pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional," kata Hadi Tjahjanto, dalam pernyataannya, di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya

3. KPU Jember siapkan dua tema untuk debat pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, Jawa Timur menyiapkan dua tema untuk acara debat perdana dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jember yang digelar 15 November 2020.

"Dua tema pada debat publik pertama yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun daerah di tengah pandemi COVID-19," kata Komisioner KPU Jember Andi Wasis di Kantor KPU setempat, Sabtu.

Baca selengkapnya

4. Sejumlah warga tolak kedatangan anggota MRP di Jayawijaya

Sekelompok masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, menolak kedatangan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) yang bertujuan menjaring aspirasi masyarakat 10 kabupaten terkait kelanjutan program otonomi khusus (otsus) di Provinsi Papua.

Anggota MRP dari Pokja Adat Wilayah Lapago Engelbertus Kasipmabin di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu, menyesalkan atas aksi sekelompok orang yang menolak keberadaan mereka di wilayah pegunungan tengah Papua.

"Kita datang bukan menolak otsus. Sama sekali tidak. Justru kita datang untuk bagaimana efektifitas pelaksanaan otsus di Papua. Kita datang untuk mendengar aspirasi rakyat," katanya.

Baca selengkapnya

5. Puluhan anggota MRP tak bisa keluar dari Bandara Wamena

Sekitar 47 anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) yang hendak melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan masyarakat di Wilayah Adat Lapago, tertahan di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sebab tidak bisa keluar dari kawasan bandara itu.

Anggota MRP Engelbertus Kasipmabin di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu, mengatakan setelah beberapa orang berdemonstrasi menolak kedatangan mereka, mereka tidak bisa keluar dari Bandara Wamena sejak pagi hingga sore hari.

"Kasit Intel dua kali datang ketemu saya. Saya bilang bapak koordinasi dengan pihak demonstran supaya kami bisa bicara, tetapi tidak difasilitasi," katanya.

Baca selengkapnya

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar