DKI tidak akan selenggarakan acara tahun baru besar-besaran

id Tahun Baru,DKI Jakarta,Refocusing Anggaran,Ahmad Riza Patria

DKI tidak akan selenggarakan acara tahun baru besar-besaran

Ilustrasi -- Pedagang menyelesaikan pembuatan terompet di kawasan Glodok, Jakarta, Senin (30/12/2019) . (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pemerintahannya tidak akan menyelenggarakan kegiatan besar-besar dalam perayaan tahun baru 2021 mengingat anggaran tengah difokuskan untuk kepentingan penanganan COVID-19 dan banjir.

"Pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan. Apalagi juga anggarannya tidak ada," kata Riza saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Pelni operasikan 26 kapal penumpang jelang Natal

Riza juga menyebutkan dalam perayaan tahun baru 2021 ini Pemprov tidak akan melibatkan banyak orang mengingat tingginya potensi peningkatan kasus konfirmasi positif COVID-19 di Ibu Kota menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

Baca juga: Ketua MPR dorong pemda bersiap hadapi perayaan Natal-Tahun Baru

"Tidak ada pengerahan massa seperti tahun-tahun sebelumnya, konser musik, konser budaya, tari-tarian, nyanyi-nyanyian sebagainya, tahun ini tidak ada lagi," kata Riza.

Sementara itu, untuk perayaan natal, Riza mengatakan pihaknya masih akan mendiskusikan hal tersebut dikarenakan selain masih ada waktu, pihaknya juga butuh untuk melihat berbagai faktor yang ada dan data khususnya soal COVID-19.

Baca juga: PDIP harap pembahasan KUA-PPAS APBD 2021 rampung pekan ini

"Semua kebijakan yang diambil tidak bisa sepihak ya. Banyak faktor yang harus diperhatikan, kita lihat fakta dan data, kita koordinasikan dengan semua pihak, para pemuka agama, pimpinan tokoh agama, juga dengan pemerintah pusat, dan para pakar," ucapnya.

"Kita diskusikan bersama terkait baiknya ke depan. Dalam situasi seperti ini kita harus meningkatkan koordinasi, tidak mungkin memutuskan secara sepihak," tuturnya.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar