Jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang mulai berkurang

id Jumlah pasien COVID 19 di Tanjungpinang, mulai berkurang

Jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang mulai berkurang

Aktivitas di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang. (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menyatakan jumlah pasien COVID-19 mulai berkurang, namun masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 setiap hari terus bertambah.

Hari ini, kata dia, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 sebanyak tujuh orang sehingga menjadi 669 orang. "Tidak ada penambahan pasien positif COVID-19 hari ini," ujarnya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 Tanjungpinang bertambah 27 orang

Baca juga: Tiga kawasan di Tanjungpinang Kepri zona hijau COVID-19


Sementara jumlah kasus aktif di Tanjungpinang mencapai 116 orang. Pasien yang masih dirawat di rumah sebanyak 61 orang, dan yang menjalani karantina terpadu 16 orang dan isolasi mandiri 38 orang.

"Pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 18 orang," ujarnya.

Rustam menjelaskan total jumlah pasien COVID-19 di daerah tersebut sebanyak 808 orang. Dari 808 orang tersebut, sebanyak 155 orang tertular COVID-19, namun tidak pernah ke luar daerah dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19. Sementara jumlah pasien yang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah sebanyak 125 orang.

Jumlah pasien yang tertular akibat kontak erat dengan pasien COVID-19 mencapai 528 orang.

Rustam menjelaskan dari 808 orang total pasien COVID-19 di Tanjungpinang, sebanyak 334 orang bergejala, sedangkan 474 orang tidak bergejala.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga kluster keluarga dan kluster tempat kerja bisa dicegah bersama-sama.

"Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," tuturnya.*

Baca juga: Pasien COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 20 orang

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 23 orang

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar