London (ANTARA News) - Sejumlah lukisan dengan objek Indonesia seperti wajah penari Bali, pemandangan alam dan fauna karya para narapidana Hungaria dipamerkan di Pusat Kebudayaan Budapest .

"Objek Indonesia menjadi salah satu objek lukisan yang dipilih narapidana. Ini berkat Peter Bezi, seniman yang pernah mengikuti program beasiswa Dharmasiswa Kemeterian Pendidikan Nasional 15 tahun lalu," ujar Sekretaris Kedua Pensosbud, KBRI Budapest, Annie Puspa Rosita kepada koresponden Antara London, Kamis.

Dubes RI untuk Hungaria, Mangasi Sihombing membuka pameran yang berlangsung hingga 21 Mei mendatang mengatakan Lembaga pemasyarakatan merupakan institusi pendidikan, tepatnya mendidik kembali narapidana suatu saat mereka bisa diintegrasikan kembali ke masyarakat.

Hadir dalam acara pembukaan pameran antara lain pejabat pemerintah dan tokoh-tokoh gereja. Pencerahan bidang rohani merupakan bagian pendidikan yang secara teratur diberikan di lembaga pemasyarakatan.

Seorang petinggi organisasi agama Hungaria, Kornel Meszaras, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur bagi setiap orang untuk dapat saling menghargai dan memelihara lingkungan.

Acara pembukaan ditandai dengan penampilan musik tradisional Indonesia khususnya dari daerah Bali. Peter Bezi yang menjabat Ketua Assosiasi Kebudayaan Indonesia-Hungaria ikut menabuh perangkat musik tersebut.

Puisi Indonesia dengan tema lingkungan hidup dibacakan Eniko Horvath dan mendapat apresiasi dari hadirin.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Sopron Kohida Brigjen Pol, dr. Zoltan Pantali menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada KBRI Budapest atas kerja sama yang terjalin selama ini. (ZG/A038)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010