Kemarin, KPK geledah rumah dinas Edhy hingga klarifikasi azan jihad

id Berita hukum menarik kemarin

Kemarin, KPK geledah rumah dinas Edhy hingga klarifikasi azan jihad

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didampingi petugas kepolisan melakukan penggeledahan di rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/12/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa

Jakarta (ANTARA) - Lima berita hukum pada Rabu (2/12) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai dari rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif Edhy Prabowo yang digeledah KPK hingga polisi klarifikasi seruan azan diduga dengan ajakan jihad di Majalengka, Jawa Barat.

1. KPK geledah rumah dinas Edhy Prabowo

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif Edhy Prabowo (EP) di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/12).

Selengkapnya di sini

2. Polisi jaga ketat rumah Ibunda Mahfud di Pamekasan

Surabaya (ANTARA) - Aparat kepolisian menjaga ketat di lokasi sekitar rumah Ibunda Menteri Koodinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur, setelah kejadian pengepungan oleh ratusan orang, Selasa (1/12) siang.

Selengkapnya di sini

3. Anak Jusuf Kalla laporkan Ferdinand Hutahaean soal unggahan medsos

Jakarta (ANTARA) - Muswira Kalla, anak mantan Wapres Jusuf Kalla melaporkan mantan kader Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan pemerhati sosial dan politik Rudi S Kamri ke Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, karena unggahan tulisan mereka di media sosial yang dinilai menyinggung Jusuf Kalla.

Selengkapnya di sini

4. Djoko Tjandra janjikan "fee" 1 juta dolar AS untuk Anita dan Andi

Jakarta (ANTARA) - Terpidana kasus korupsi "cessie" Bank Bali Djoko Tjandra menjanjikan "fee" 1 juta dolar AS untuk advokat Anita Kolopaking dan pengusaha Andi Irfan Jaya untuk menyelesaikan masalah hukumnya melalui "action plan".

Selengkapnya di sini

5. Polisi lakukan klarifikasi kelompok di Majalengka serukan azan jihad

Bandung (ANTARA) - Pihak kepolisian di Jawa Barat sejauh ini masih melakukan klarifikasi terkait adanya kelompok di Kabupaten Majalengka yang menyerukan azan diduga dengan ajakan berjihad.

Selengkapnya di sini
 

Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar