Dengan E-Planning 2.0, Kemenag rancang ulang anggaran 2021

id Kementerian Agama,Menteri Agama,Menag Fachrul,fachrul razi

Dengan E-Planning 2.0, Kemenag rancang ulang anggaran 2021

Sejumlah guru dan Kepala Madrasah swasta se-Kediri membentangkan poster saat unjuk rasa di kantor Kementerian Agama di Kediri, Jawa Timur, Kamis (5/11/2020). Para pengunjuk rasa menolak pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) hingga 50 persen yang mengakibatkan proses pembelajaran tidak bisa maksimal karena keterbatasan anggaran milik sekolah. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) melakukan perancangan  ulang perencanaan anggaran di tahun 2021 dengan penerapan E-Planning 2.0 untuk efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran.

"Dalam lingkup Kementerian Agama, 'redesain' ini menuntut adanya sinergi antarunit kerja eselon I dalam pencapaian renstra Kementerian Agama 2020-2024," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pada tahun 2021 telah mulai dilakukan penerapan perancangan ulang sistem perencanaan dan penganggaran dalam rangka mendorong pelaksanaan anggaran yang lebih integratif dan sinergis.

Perancangan ulang, kata dia, mendorong pemusatan program dan kegiatan tertentu antarkementerian dan lembaga. Pada tahun 2021, Kementerian Agama mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp66.961.386.822.000.

Menag mengatakan telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2021 kepada Pimpinan Unit Eselon I selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di lingkungan Kemenag.

Ia berharap para KPA dapat menjalankan amanat yang telah diberikan rakyat Indonesia dengan penuh integritas, profesional, tanggung jawab dan keteladanan.

"Utamanya saya garis bawahi, tidak boleh ada kebocoran anggaran sedikitpun," katanya.

Menag mengatakan meski memiliki rencana anggaran 2021 tetapi tugas dan pekerjaan untuk tahun 2020 belum selesai.

"Sebagaimana disampaikan bahwa capaian realisasi anggaran Kementerian Agama masih berada pada posisi 82 persen," demikian Fachrul Razi .

Baca juga: Anggota DPR usul Kemenag susun anggaran 2021 'concern' madrasah swasta

Baca juga: DPR setujui realokasi anggaran Kemenag Rp1,51 triliun

Baca juga: Komisi VIII : penyerapan anggaran Kemenag masih rendah

Baca juga: DPR setujui anggaran pagu indikatif Kemenag 2021 sebesar Rp66,67 T

Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar