Kodam XVII/Cenderawasih BKO-kan 625 prajurit selama Pilkada di Papua

id pengamanan pilkada ,kodam cenderawasih ,pilkada papua,bko tni

Kodam XVII/Cenderawasih BKO-kan 625 prajurit selama Pilkada di Papua

Ilustrasi - Personel TNI bersama polisi siap menjaga keamanan Pilkada 2020. ANTARA/Irsan Mulyadi.

Jayapura (ANTARA) - Kodam XVII/Cenderawasih saat ini menggerahkan 625 prajuritnya untuk di-BKO ke Polda Papua guna pengamanan pilkada.
 
"Saat ini ke 625 personil itu sudah disiagakan dan siap untuk pengamanan Pilkada di Papua," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letnan Kolonel Arm Reza Nur Patria, di Jayapura, Selasa.
 
Selain mem-BKO-kan 625 personil, Kodam XVII/Cenderawasih menyiapkan 1.262 prajurit yang sewaktu-waktu dapat digunakan. "1.262 Prajurit itu disiagakan di berbagai wilayah yang ada di dalam tiga Korem di jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, " kata dia.

Baca juga: 150 tentara bantu amankan Pilkada Kapuas Hulu
 
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Kamal, mengaku saat ini personil yang terlibat dalam pengamanan Pilkada sudah berada di ibukota kabupaten yang melaksanakan Pilkada.
 
"Sekitar 2.577 personil keamanan siap amankan pilkada di Papua yang dilaksanakan di 11 kabupaten. Jumlah tersebut termasuk personil dari brimob nusantara yang ditugaskan ke Papua," kata dia.

Baca juga: Anggota DPR ingatkan netralitas ASN dan TNI-Polri harus tetap terjaga
 
11 Kabupaten yang melaksanakan pilkada yaitu Kabupaten Waropen, Supiori, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Nabire, Yalimo, Kabupaten Merauke, Kabupaten Keerom, Kabupaten Asmat, Kabupaten Yahukimo, dan Kabupaten Pegunungan Bintang, serta Kabupaten Boven Digul.
 
Namun hanya10 kabupaten yang melaksankan pencoblosan, Rabu (9/12) karena satu di antaranya yakni Kabupaten Boven Digul sesuai hasil pleno KPU Papua ditunda hingga selesainya sengketa Pilkada di Badan Pengawas Pemilu selesai.

Baca juga: Danrem Wira Satya ingatkan TNI tetap jaga netralitas di Pilkada 2020

Pewarta : Evarukdijati
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar