Gubernur Riau jalani pemulihan setelah negatif COVID-19

id Gubernu riau syamsuar, gubri, gubernur syamsuar, gubernur covid

Gubernur Riau jalani pemulihan setelah negatif COVID-19

Gubernur Riau Syamsuar saat dalam kondisi sehat. ANTARA/HO-Diskominfotik Riau.

Pekanbaru (ANTARA) - Kondisi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar semakin membaik setelah dinyatakan negatif COVID-19 dan kini menjalani pemulihan di rumah selama tujuh hari dengan dipantau tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad.

"Laporan dokter, kondisi Pak Gubernur semakin membaik setelah menjalani pemulihan di rumah, sudah ada perbaikan-perbaikan," kata Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dr Nuzelly Husneni di Pekanbaru, Minggu.

Nezelly mengatakan tim dokter terus mengoptimalkan perawatan Gubernur Riau sampai benar-benar pulih seperti sediakala. Setiap hari hasil pemeriksaan kesehatan terus dievaluasi.

Baca juga: Gubernur Riau keluar dari RS untuk pemulihan dari COVID-19

"Tapi yang jelas penyakit bawaan Pak Gubernur tidak ada masalah, tidak ada bergejala. Kita doakan beliau agar cepat bisa beraktivitas seperti biasa," sebutnya.

Untuk diketahui Gubernur Syamsuar mulai menjalani pemulihan di rumah pada, Kamis (24/12). Itu setelah diizinkan tim dokter meninggalkan RSUD Arifin Achmad Riau.

Namun dalam masa pemulihan satu minggu, Gubernur Syamsuar tidak boleh melakukan kegiatan aktivitas harian atau pekerjaan. Termasuk belum diizinkan menerima tamu, maupun undangan yang berkaitan dengan pekerjaan.

Baca juga: Gubernur Riau dan istri positif COVID-19 dipantau 11 dokter

Baca juga: Kondisi Gubernur Riau stabil dalam penanganan tim dokter COVID-19


Gubernur Riau Syamsuar dinyatakan positif COVID-19 setelah melakukan tes usap kedua pada Senin (30/11) dan hasilnya diumumkan esoknya. Sementara sang istri, Misnarni Syamsuar lebih dulu dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 yang dikabarkan pada Senin (30/11).

Awalnya keduanya diisolasi di rumah saja namun akhirnya dipindahkan ke rumah sakit. Keputusan agar Gubernur beserta istri dilakukan isolasi dan pemulihan di rumah sakit didasarkan atas beberapa pertimbangan di antaranya karena faktor usia dan adanya komorbid atau penyakit penyerta.

Baca juga: Dinkes Riau akan lacak klaster baru COVID-19 para istri pejabat

Baca juga: Riau bentuk tim supervisi isolasi mandiri COVID-19 di Lapas Pekanbaru


 

Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar