Warga Bandarlampung rayakan malam tahun baru dengan ibadah virtual

id Corona Lampung, malam tahun baru, tahun baru 2021, ibadah daring

Warga Bandarlampung rayakan malam tahun baru dengan ibadah virtual

Warga tengah melakukan ibadah secara daring, menyambut pergantian tahun di Bandarlampung, Kamis (31/12/2020). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi/am.

Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah warga Bandarlampung Provinsi Lampung memilih merayakan malam pergantian tahun dengan melakukan ibadah secara virtual dari rumah masing-masing.

"Hari ini saya dan keluarga tidak pergi kemana-mana hanya melakukan ibadah akhir tahun secara daring," ujar salah seorang warga, Agnes di Bandarlampung, Kamis.

Pada malam pergantian tahun, ia bersama keluarga memilih untuk tetap di rumah untuk menghindari adanya penularan COVID-19.

Baca juga: Wali Kota Jakbar imbau pedagang tak timbulkan kerumunan

"Tahun ini berbeda kita hanya ibadah lalu makan bersama keluarga, tidak ada acara keluar karena kasus COVID-19 masih banyak lalu kondisi hujan lebat, tadi pun selama ibadah banyak pesan yang disampaikan salah satunya untuk terus menjaga diri serta patuh akan aturan yang ada," ucapnya.

Penuturan serupa juga dikatakan oleh Renatha salah seorang warga lainnya.

"Malam tahun baru tidak pergi, tadi saya ibadah dahulu sebab memang menjadi kebiasaan di keluarga untuk ibadah di malam pergantian tahun," ujar Renatha.

Baca juga: 400 minuman keras hendak diedarkan malam tahun baru di Bandung disita

Menurutnya, malam pergantian tahun kali ini menjadi salah satu momen untuk melakukan introspeksi diri.

"Selama ibadah secara daring tadi kita diajak untuk menjadikan malam pergantian tahun di tengah pandemi COVID-19 sebagai momen berintrospeksi agar tahun depan dapat lebih optimis," katanya.

Baca juga: Jakarta Barat siagakan 742 personel untuk patrol malam Tahun Baru 2021

Berdasarkan pantauan menjelang malam pergantian tahun di Kota Bandarlampung sejumlah warga memilih untuk menutup tahun dengan beribadah secara daring dan berkumpul bersama keluarga di kediaman masing-masing, meski masih ada pula warga yang bepergian.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar