BPBD Sangihe ingatkan warga waspadai bencana alam di awal tahun 2021

id Waspadai bemcana alam di awal tahun

BPBD Sangihe ingatkan warga waspadai bencana alam di awal tahun 2021

Dokumentasi - Peristiwa banjir yang melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, satu tahun silam. ANTARA/HO-BPBD Sangihe/am.

Sulut, Sangihe (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, mengingatkan masyarakat mewaspadai bencana alam terutama banjir dan longsor pada awal tahun 2021.

"Kami mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya bencana alam banjir dan longsor akibat hujan pada awal 2021 ini," kata Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Rivo Pudihang di Tahuna, Rabu.

Bencana alam banjir dan longsor yang terjadi pada 3 Januari 2020 di beberapa tempat di Kabupaten Sangihe yang sempat mengakibatkan korban meninggal dunia menjadi pengalaman bagi warga agar tidak terulang lagi.

Baca juga: Wamen PUPR janji percepat perbaikan fasilitas pasca bencana di Sangihe

"Peristiwa tahun 2020 yang mengakibatkan beberapa orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di awal tahun kiranya tidak terulang lagi," kata dia.

Menurut dia, intensitas hujan sejak 2 Januari 2021 sampai hari Minggu ini, kiranya terus diseriusi dengan meningkatkan kewaspadaan sebab Kabupaten Sangihe merupakan daerah rawan bencana.

Sebagai daerah yang berbukit, kata dia, ancaman longsor di musim hujan sering terjadi, dan ini harus mendapat perhatian khusus masyarakat secara umum.

Baca juga: PLN Koordinasi BNPB bantu pemulihan usai bencana Sangihe

"Masyarakat harus mewaspadai bahaya longsor ketika melintasi wilayah perbukitan di musim hujan di akhir tahun ini," kata dia.

Demikian juga masyarakat yang bermukim di wilayah aliran sungai agar tetap melihat situasi agar terhindar dari bencana.

Kepada pengemudi kendaraan roda dua dan empat juga diminta waspada terhadap longsor dan pohon yang tumbang.

Baca juga: Di lokasi bencana banjir Kabupaten Sangihe ditanami ribuan pohon

"Pengemudi kendaraan roda dua dan empat yang ke luar kota agar tetap meningkatkan kewaspadaan," kata dia.

Dia juga meminta masyarakat agar segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi bencana atau kecelakaan.

"Informasikan secepatnya kepada aparat setempat bila terjadi bencana atau kecelakaan agar segera dilakukan penanganan oleh petugas," kata dia.

Baca juga: Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Sangihe mencapai 92,1 persen

Baca juga: Bupati Sangihe minta pengelola minimarket lakukan protokol kesehatan



Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar