Gubernur BI: Pembatasan kegiatan pengaruhi konsumsi masyarakat

id pembatasan kegiatan masyarakat,ppkm jawa bali, pembatasan sosial, ekspor impor, BI ppkm

Gubernur BI: Pembatasan kegiatan pengaruhi konsumsi masyarakat

Tangkapan layar - Gubernur BI Perry Warjiyo ketika mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Januari di Jakarta, Kamis (21/1/2021). ANTARA/Dewa Wiguna/am.

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah kota di wilayah Jawa dan Bali mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakat.

“Konsumsi masyarakat terus akan naik tapi tingkat kenaikan sedikit lebih rendah dari yang kami perkirakan,” kata Perry Warjiyo dalam konferensi pers pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Januari di Jakarta, Kamis.

Selain itu, ekspektasi penjualan eceran dan ekspektasi konsumen juga diperkirakan akan mengalami kenaikan yang lebih rendah dari perkiraan meski kinerjanya mengalami perbaikan.

Baca juga: BI kembali pertahankan suku bunga acuan 3,75 persen

Konsumsi rumah tangga menyumbang sekitar 57 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Meski begitu, pemerintah menggenjot ekspansi fiskal di antaranya dalam penyaluran bantuan sosial.

Tak hanya itu, lanjut dia, ekspansi belanja modal untuk pembangunan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diharapkan mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, aktivitas perekonomian diperkirakan akan terus membaik dengan berbagai indikator di antaranya kinerja ekspor dan impor meningkat cukup tinggi.

Baca juga: Gubernur BI: Joe Biden dilantik, pasar keuangan global makin positif

Perry mencatat ekspor ke China, Amerika Serikat, dan negara-negara di kawasan ASEAN akan terus meningkat, bahkan kenaikan ekspor pada Desember 2020 tercatat yang tertinggi mencapai 16,5 miliar dolar AS, tertinggi sejak 2013.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan kebijakan PPKM di sejumlah kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali termasuk di DKI Jakarta hingga 11-25 Januari 2021 dan kembali diperpanjang 26-8 Februari 2021.

Baca juga: Pemerintah perpanjang pembatasan kegiatan hingga 8 Februari 2021

Kebijakan itu diambil untuk menekan penyebaran penyakit virus corona atau SARS CoV-2 yang masih tinggi.

"BI mendukung penuh ajakan pemerintah dan kita semua untuk tetap disiplin protokol kesehatan," kata Perry Warjiyo.


Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar