Bek muda Persija berlatih bersama tim EPA setelah tuntaskan TC timnas

id timnas u19,muhammad salman alfarid,persija,macan kemayoran

Bek muda Persija berlatih bersama tim EPA setelah tuntaskan TC timnas

Pemain baru Persija Jakarta Muhammad Salman Alfarid. (www.persija.id)

Jakarta (ANTARA) - Bek muda Persija Muhammad Salman Alfarid berlatih bersama tim belia Macan Kemayoran, Elite Pro Academy (EPA), pada Kamis setelah menuntaskan pemusatan latihan (TC) bersama tim nasional U-19 di Spanyol.

Dikutip laman resmi Persija di Jakarta, Salman menyebut bahwa latihan itu menjadi bagian dari programnya untuk menjaga kondisi.

"Tentunya latihan bersama Tim EPA Persija sejatinya bagus untuk saya untuk terus menjaga kondisi selepas pulang dari Spanyol," tutur pesepak bola berusia 18 tahun itu.

Baca juga: Kemenpora: PSSI ajukan 178 nama sebagai prioritas penerima vaksin
Baca juga: Shin Tae-yong besarkan hati pemain setelah Piala Asia U-19 batal


Salman menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hasil yang didapatkannya dari TC timnas U-19, berupa kebugaran yang prima, hilang begitu saja.

Sebagai pemain tim nasional, dia merasa perlu untuk disiplin mempertahankan kebugaran fisiknya.

"Kebetulan tim EPA Persija masih rutin menjalani latihan jadi tidak ada salahnya saya ikut bergabung," kata Salman.

Salman dan rekan-rekannya di timnas U-19 tiba di Indonesia pada Kamis (14/1). PSSI memutuskan untuk memulangkan mereka lebih cepat karena tidak bisa menjalani pertandingan uji coba selama TC di Spanyol akibat masih tingginya kasus COVID-19 di sana.

Namun, begitu menginjakkan kaki di Tanah Air, timnas U-19 tidak bisa langsung kembali ke rumah masing-masing.

Sesuai aturan dari pemerintah Indonesia, demi mencegah penyebaran COVID-19, mereka wajib menjalani karantina selama sekitar satu minggu sebelum dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Baca juga: Pemain muda Persija rasakan perkembangan selama TC timnas U-19
Baca juga: Gelandang timnas U-19 Khairul Imam dapat job jadi penerjemah

 

Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar