Lonjakan COVID-19 di Sulut kembali terbanyak 241 kasus

id corona

Lonjakan COVID-19 di Sulut kembali terbanyak 241 kasus

Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH. ANTARA/HO

Manado (ANTARA) - Lonjakan angka penularan COVID-19 di Sulawesi Utara (Sulut), Minggu, kembali menjadi yang terbanyak dibanding kasus harian sebelumnya yaitu 241 kasus.

"Kota Kotamobagu menjadi daerah dengan angka kasus baru terbanyak yaitu 62 kasus," sebut Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH, di Manado.

Lonjakan penambahan kasus baru ini menyebar di 13 kota dan kabupaten serta satu dari luar wilayah.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 Jakarta bertambah 3.568 pada Sabtu

Setelah Kota Kotamobagu, terbanyak berikutnya berasal dari Kota Manado (38 kasus), Kota Tomohon (35 kasus), Kabupate Kepulauan Sangihe (21 kasus), Kabupaten Minahasa Utara (20 kasus).

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (18 kasus), Kabupaten Minahasa (16 kasus), Kota Bitung (11 kasus), Kabupaten Minahasa Tenggara (delapan kasus), Kabupaten Minahasa Selatan (lima kasus).

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 jadi 791.059 orang, kasus positif 974.474

Berikutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow (tiga kasus), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Kepulauan Talaud masing-masing dua kasus serta dari luar wilayah (satu kasus).

Bertambahnya sebanyak 242 kasus baru ini, total akumulasi kasus COVID-19 di provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa itu telah mencapai sebanyak 12.478 orang.

Baca juga: Kemarin, 13.632 kasus positif COVID-19 hingga vaksinasi 132.000 nakes

Sedangkan, pasien yang sementara mendapatkan perawatan dan pemantauan (kasus aktif) di rumah sakit rujukan, penunjang rujukan, rumah sakit pendukung serta ruang isolasi sebanyak 3.494 orang.

"Sejak tiga pekan terakhir pertambahan kasus baru di Kota Kotamobagu terpantau meningkat terus. Hal ini juga disebabkan kegiatan testing yang semakin meluas di wilayah ini," ujar dr Steaven.

Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar