Pasar Mayestik tunggu edaran resmi soal vaksinasi pedagang

id vaksinasi tahap dua, vaksinasi pedagang pasar, pasar mayestik, kebayoran baru, jakarta selatan, kekebalan kelompok,COVID-19

Pasar Mayestik tunggu edaran resmi soal vaksinasi pedagang

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke kios-kios dalam Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty.

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih menunggu edaran resmi dari Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Jaya terkait vaksinasi tahap dua untuk pedagang pasar.

"Secara tertulis kami belum menerima informasi soal vaksinasi untuk pedagang pasar, barangkali sedang disiapkan edaran resminya oleh Perumda Pasar Jaya untuk 153 pasar se Jakarta," kata Kepala Pasar Mayestik Rizqan Alhamdi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Meski belum menerima pemberitahuan resmi, kata Rizqan, secara personal pedagang di Pasar Mayestik telah mendengar kabar soal vaksinasi yang menyasar pedagang di pasar.

Namun karena belum ada edaran resmi dari Perumda Pasar Jaya, maka pengelola pasar belum melakukan kegiatan baik berupa sosialisasi ataupun pemberitahuan secara menyeluruh kepada para pedagang.

"Kamis masih menunggu kabar resmi dari Direksi Perumda Pasar Jaya, jika sudah ada semacam edaran baru kami bisa tindaklanjuti ke pedagang," kata Rizqan.

Baca juga: DKI pertimbangkan Gedung Disdik jadi lokasi isolasi pasien COVID-19
Baca juga: 479 tenaga kesehatan di Kepulauan Seribu telah divaksin COVID-19
Baca juga: Plh Wali Kota Jakpus dukung usulan "lockdown weekend" dari DPR RI


Menurut Rizqan, karena belum ada edaran resmi tersebut, pihaknya belum berani melakukan sosialisasi, karena pengelola belum mengetahui soal jadwal vaksinasi ataupun teknis pelaksanaannya di lapangan.

"Karena pedagang kami jumlahnya cukup banyak, kami pun belum tau mekanisme pemberian vaksinasinya seperti apa," ujar Rizqan.

Berdasarkan catatan, tercatat ada 900 pedagang yang berjualan di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bakal menyasar para pedagang pasar dalam proses vaksinasi awal pada tahan dua yang ditargetkan kepada kelompok masyarakat publik.

Proses vaksinasi tahap dua paling lambat dimulai akhir Februari 2021 sehingga target 70 persen kekebalan kelompok terhadap COVID-19 di Indonesia dapat segera tercapai.
Baca juga: 1.955 tenaga kesehatan di Jaktim sudah divaksin COVID-19 dosis kedua
Baca juga: 13 penginapan di Kepulauan Seribu jadi tempat isolasi COVID-19

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar