Adam Alis: Bhayangkara FC tak rasakan tekanan jelang hadapi Persija

id piala menpora,bhayangkara fc,adam alis,persija jakarta,aa

Adam Alis: Bhayangkara FC tak rasakan tekanan jelang hadapi Persija

Pesepak bola Bhayangkara FC Adam Alis. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.

Jakarta (ANTARA) - Gelandang Bhayangkara FC Adam Alis menegaskan bawa timnya tidak merasakan tekanan jelang laga penentuan Grup B Piala Menpora 2021 melawan Persija di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (31/3).

"Tidak ada tekanan. Kami berusaha bermain lepas," ujar Adam Alis ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Selasa.

Bhayangkara FC, lanjut pemain berusia 27 tahun itu, akan mengupayakan apapun di atas lapangan demi meraih poin.

Baca juga: Persija bakal tampil maksimal untuk kalahkan Bhayangkara Solo FC

Satu angka bagi Bhayangkara FC sangat berharga untuk lolos ke babak delapan besar Piala Menpora 2021.

"Kami siap mendapatkan poin," tutur kata Adam.

Menurut pesepak bola jebolan tim junior Persija itu, skuad berjuluk 'The Guardian' sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk bertempur kontra tim 'Macan Kemayoran'.

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster disebut Adam telah menyusun strategi untuk meredam performa Riko Simanjuntak dan kawan-kawan yang tengah menanjak.

Baca juga: Bhayangkara Solo FC akan tekan kekuatan Persija

Bhayangkara FC membutuhkan setidak-tidaknya satu poin dari laga versus Persija untuk lolos ke perempat final Piala Menpora 2021.

Tambahan satu poin akan membuat Bhayangkara FC, yang saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup B, memiliki lima poin dari tiga pertandingan.

Persija sendiri kini bertengger di peringkat ketiga Grup B dengan tiga poin. Adapun pemimpin Grup B adalah PSM Makassar dengan koleksi empat poin, unggul selisih gol dari Bhayangkara.

Sementara juru kunci klasemen dihuni Borneo FC yang belum memiliki poin.

Baca juga: Borneo FC siapkan performa terbaik pada laga pamungkas lawan PSM
Baca juga: PSM Makassar incar kemenangan di laga terakhir lawan Borneo FC

Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar