BPS: Kunjungan turis asing Februari 2021 anjlok 86,59 persen

id turis asing,kunjungan wisatawan,kunjungan wisman,bps,aa

BPS: Kunjungan turis asing Februari 2021 anjlok  86,59 persen

Sejumlah turis mancanegara saat mengunjungi Desa Wisata Penglipuran di Bali beberapa waktu lalu. ANTARA/Fiqih Arfani/am.

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 117.000 kunjungan pada Februari 2021, di mana angka tersebut turun hingga 86,59 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman Februari 2020.

“Di Bulan Februari tahun ini penurunannya masih cukup tajam dibandingkan tahun lalu,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta, Kamis.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni Januari 2021 jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2021 menurun cukup tinggi sebesar 14,74 persen.

Baca juga: BPS: Kunjungan wisman turun Januari 2021, pasar utama masih "lockdown"

Dengan demikian, secara kumulatif pada periode Januari–Februari 2021, jumlah kunjungan wisman mencapai 254.230 kunjungan atau turun sebesar 88,25 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 2,16 juta kunjungan.

Dilihat berdasarkan pintu masuk udara, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Februari 2021 mengalami penurunan sebesar 98,74 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2020.

Baca juga: Luhut ungkap kemungkinan buka kembali pariwisata Bali

“Hampir seluruh pintu masuk udara terjadi penurunan kunjungan wisman kecuali di Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara, yang mengalami kenaikan sebesar 10,67 persen,” ujar Setianto.

Sebagian besar bandara mengalami penurunan 100 persen, yaitu di Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat; Bandara Adi Sucipto/YIA, Daerah Istimewa Yogyakarta; Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat; Bandara Minangkabau, Sumatera Barat; Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh; Bandara Ahmad Yani, Jawa Tengah; Bandara Supadio, Kalimantan Barat; Bandara Hasanuddin, Sulawesi Selatan; dan Bandara Sultan Badaruddin II, Sumatera Selatan.

“Penurunan terendah tercatat di Bandara Soekarno-Hatta, Banten dengan persentase sebesar 95,50 persen,” tukas Setianto.

Baca juga: Luhut ungkap syarat buka pintu wisata bagi wisman
 


Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar