Tim SAR perpanjang pencarian 13 ABK Barokah Jaya dua hari

id Pencarian korban kapal tabrakan di Indramayu

Tim SAR perpanjang pencarian 13 ABK Barokah Jaya dua hari

Personel Basarnas melakukan penyisiran saat pencarian Anak Buah Kapal (ABK) KM Barokah Jaya yang tenggelam di Perairan Indramayu, Jawa Barat, Kamis (8/4/2021). (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Indramayu (ANTARA) - Tim SAR gabungan memperpanjang pencarian 13 anak buah kapal (ABK) Barokah Jaya, selama dua hari ke depan, karena hingga hari ke tujuh masih belum juga ditemukan dan diharapkan bisa membuahkan hasil.

"Dua hari perpanjangan ini semoga bisa lebih dimaksimalkan," kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah di Indramayu, Sabtu.

Menurutnya perpanjangan pencarian 13 ABK yang masih hilang ini setelah pihaknya bersama tim lainnya dan keluarga berdiskusi, terkait pencarian para korban.

Baca juga: Tim SAR sisir lokasi tabrakan kapal di Indramayu untuk temukan 14 kru

Karena lanjut Deden, sesuai SOP pencarian dan pertolongan itu maksimal tujuh hari dan dapat diperpanjang apabila memang sudah diputuskan bersama.

Dua hari perpanjangan ini kata Deden, semoga bisa lebih dimaksimalkan, karena melihat kondisi cuaca tidak seekstrem ketika pencarian di hari keempat, lima dan enam.

"Pada waktu perpanjangan ini diharapkan seluruh unsur bisa ikut melakukan pencarian seperti kapal-kapal nelayan yang sekiranya akan bergerak untuk sama-sama melaksanakan pencarian," tuturnya.

Dia juga berharap bisa memaksimalkan pencarian pada penambahan hari ini dan dapat memberikan hasil. Perpanjangan waktu juga disambut baik oleh pihak keluarga korban dan berharap yang terbaik semoga dengan waktu ini bisa membuahkan hasil.

Adapun dari 32 Korban setelah kecelakaan kapal MV Barokah Jaya dengan MV Habco Pioneer 15 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, empat orang meninggal dunia dan 13 lainnya masih dalam pencarian.***3***

Baca juga: Tim SAR bagi tiga sektor untuk pencarian 15 korban KM Barokah Jaya
 

Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar