Bertambah 121, pasien sembuh COVID-19 di Aceh capai 8.437 orang

id Aceh,COVID-19,Berita Aceh,Virus corona,pasien sembuh COVID-19

Bertambah 121, pasien sembuh COVID-19 di Aceh capai 8.437 orang

Dokumen - Warga menjalani "swab test" di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta, Sabtu (3/10/2020). ANTARA/Rivan Awal Lingga

Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh menyebutkan warga provinsi setempat yang telah sembuh dari infeksi virus corona bertambah 121 orang per hari ini, sehingga totalnya telah mencapai 8.437 orang sejak terdeteksi kasus perdana pada Maret tahun lalu.

“Hari ini pasien COVID-19 yang sembuh bertambah lagi 121 orang, sedangkan penderita baru juga bertambah 22 orang,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Jumat.

Ia menjelaskan penambahan pasien sembuh itu paling banyak warga Kota Banda Aceh 30 orang, warga Langsa 29 orang, warga Aceh Besar 23 orang, warga Aceh Tamiang dan warga Bener Meriah masing-masing 18 orang serta tiga orang lainnya asal Aceh Timur, Aceh Barat dan dari luar daerah Aceh.

Sementara 22 kasus baru meliputi warga Aceh Tamiang, Banda Aceh dan Aceh Selatan yang masing-masing empat orang, warga Pidie tiga orang, serta warga Lhokseumawe dua orang.

“Sementara warga Aceh Besar, Kota Sabang dan Aceh Singkil, sama-sama satu orang, serta dua orang warga lainnya dari luar daerah Aceh, bukan pemilik KTP Aceh,” katanya.

Baca juga: 4.340 lansia Aceh sudah divaksinasi COVID-19
Baca juga: 43 ribu petugas pelayanan publik Aceh sudah divaksinasi


Secara akumulatif, kata dia, kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 10.222 orang, di antaranya penyintas yang telah sudah sembuh 8.437 orang, pasien yang masih dirawat 1.380 orang dan warga yang meninggal dunia akibat COVID-19 mencapai 405 orang.

Menurut dia memang banyak pasien COVID-19 yang dilaporkan sembuh per hari ini, namun banyak juga warga daerah Tanah Rencong itu yang terinfeksi dan masuk dalam daftar kasus baru virus corona.

Sebab itu, dia meminta seluruh masyarakat Aceh untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Mari sama-sama kita melindungi diri sendiri, keluarga serta lingkungan sekitar kita dari infeksi virus corona dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah Ramadhan,” ujarnya.

Baca juga: Banda Aceh serukan prokes saat beribadah selama Ramadhan
Baca juga: Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pun jadi tempat vaksinasi
Baca juga: Ribuan pegawai di Lhokseumawe antusias ikut vaksinasi COVID-19

Pewarta : Khalis Surry
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar