Kapolda Babel cek pelaksanaan pengawasan "pelabuhan tikus" di Mentok

id cegah mudik,jalur tikus,pelabuhan tikus,larangan mudik,cegah covid,mudik babel

Kapolda Babel cek pelaksanaan pengawasan "pelabuhan tikus" di Mentok

Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat didampingi Bupati Bangka Barat Sukirman meninjau salah satu "jalur tikus" Pelabuhan Limbung, di Mentok. (ANTARA/ Donatus Dasapurna)

Mentok, Babel (ANTARA) - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Anang Syarif Hidayat melakukan pengecekan pelaksanaan pengawasan "pelabuhan tikus" yang ada di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

"Kami ingin memastikan seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan ini benar-benar siap melaksanakan tugas mengawal kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran," kata Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, di Mentok, Sabtu.

Saat tiba di Mentok, Kapolda dan rombongan langsung meninjau pos pengamanan "jalur tikus" yang terletak di Pelabuhan Limbung Tanjung, Mentok.

"Kami pastikan seluruh personel dan petugas yang terlibat siap melaksanakan tugas mencegah warga yang nekat melakukan perjalanan luar daerah pada saat pemberlakuan larangan mudik Lebaran 2021," katanya.

Terkait pola penyekatan mudik di jalur laut, Anang Syarif mengatakan akan melakukan tindakan tegas jika menemukan masyarakat yang nekat, yaitu tindakan pertama mereka disuruh putar balik dengan memperhitungkan lokasi pelabuhan, dan yang kedua wajib menjalani isolasi selama lima hari.

Setelah melaksanakan pemantauan di posko gabungan Pelabuhan Limbung, rombongan melanjutkan pemantauan pos pelayanan di Pelabuhan Tanjungkalian.

"Kami arahkan para petugas yang terlibat, jangan sampai lengah dalam melakukan pengawasan dan pengamanan," katanya pula.

Menurut dia, ada perbedaan pola dalam pengawasan di pelabuhan resmi dan 'jalur tikus'. Untuk Pelabuhan Tanjungkalian sangat mudah dipantau aktivitas orang keluar masuk, sehingga kecil kemungkinan adanya penumpang yang mencoba menyusup untuk menyeberang.

Namun, untuk pelabuhan kecil seperti Pelabuhan Limbung, Belolaut, Sukal, Kundi, Tempilang, dan lainnya perlu diperketat untuk mengantisipasi para pemudik yang keluar masuk menggunakan kapal nelayan atau kepal cepat ukuran kecil.

Anang Syarif mengatakan, Satuan Polair dan TNI Angkatan Laut akan terus bekerja sama melakukan patroli di wilayah perairan seluruh kapal yang akan berangkat melaut dan kembali melaut, sedangkan pengawasan pelabuhan tikus dilakukan bersama TNI Angkatan Darat dan instansi terkait lainnya.

"Dalam beberapa pantauan yang dilakukan selama ini, belum ditemukan adanya kejadian penumpang masuk dari Pelabuhan Tanjungkalian maupun Pelabuhan Limbung Tanjung," ujarnya pula.

Saat pemeriksaan kesiapan di Mentok, Kapolda didampingi Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI M Jangkung dan Komandan Pangkalan TNI AL Babel Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo didamping Bupati Bangka Barat Sukirman, Sekda M Soleh, Kapolres AKBP Fedriansah, Danramil 0431/BB, dan sejumlah pejabat di lingkungan pemkab dan polres setempat.
Baca juga: Kapolda Babel pastikan pemudik lewat "pelabuhan tikus" dikembalikan
Baca juga: Pemprov Babel tutup seluruh pintu masuk jalur laut

Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar