Wali Kota Pontianak ingatkan warga agar tidak terjadi klaster keluarga

id wako pontianak,covid-19,lingkungan keluarga,prokes,LEBARAN PONTIANAK

Wali Kota Pontianak ingatkan warga agar tidak terjadi klaster keluarga

Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono mengingatkan lagi warganya agar tidak terjadi klaster-klaster keluarga, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan keluarga masing-masing. (ANTARA/HO)

Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono mengingatkan lagi warganya agar tidak terjadi klaster-klaster keluarga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan keluarga masing-masing.

"Saya imbau masyarakat dimana pun berada agar tetap menerapkan protokol kesehatan, apalagi saat berkunjung ke pada orangtuanya agar selalu dalam keadaan sehat," kata Edi Rusdi Kamtono, di Pontianak, Jumat.

Saat ini, menurut dia, mulai ada peningkatan jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit, yakni sekitar 31 persen.

"Saran saya ketika ada acara keluarga, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan dulu, tetap memakai masker dan jaga jarak," ujarnya.

Sedangkan, bagi siapa saja yang merasa sakit agar menahan diri dulu untuk tidak menghadiri acara keluarga di sepanjang perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, katanya pula.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu kembali mengingatkan masyarakat akan terjadinya peningkatan kasus pandemi COVID-19 gelombang ketiga di kota itu, kalau masyarakatnya abai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Sejak awal April 2021 ini ada tren kenaikan kasus seperti pada Oktober dan November 2020 lalu, sehingga kami imbau pada masyarakat agar kembali menaati prokes dalam mencegah agar tidak terpapar COVID-19," katanya.

Dia menjelaskan, dalam sebulan terakhir ada tanda-tanda akan terjadi gelombang ketiga, hal itu bisa dilihat dari peningkatan kasus positif COVID-19, yakni 10-15 sekarang sudah mencapai 30 persen, dan angka hunian inap di rumah sakit juga mengalami peningkatan.

"Sehingga ada tanda-tanda awal akan terjadi peningkatan kasus sehingga mari kita bersama-sama melakukan pencegahan dengan, sesering mungkin mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak," ujarnya pula.
Baca juga: Selama libur Lebaran, Pontianak siagakan puskesmas 24 jam
Baca juga: H+3 Lebaran, ASN Pontianak mulai masuk kantor layani masyarakat

Pewarta : Andilala
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar