Komnas KIPI gali data investigasi risiko kematian vaksin AstraZeneca

id Vaksin AstraZeneca, Komnas KIPI, Trio Fauqi Virdaus, COVID-19

Komnas KIPI gali data investigasi risiko kematian vaksin AstraZeneca

Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menyambangi kediaman almarhum Trio Fauqi Virdaus di kawasan Buaran, Jakarta Timur, Senin (17/5/2021). (ANTARA/Andi Firdaus).

Jakarta (ANTARA) - Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas KIPI) menemui keluarga almarhum Trio Fauqi Virdaus (22), Senin, untuk menggali data investigasi pengaruh vaksin AstraZeneca terhadap risiko kematian.

"Kedatangan saya hari ini untuk meminta kesediaan keluarga melakukan melengkapi data, selain kami sedang meneliti sterilitas dan toksisitas perlu ditambah data berdasarkan obrolan dengan keluarga," kata Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari di Jakarta, Senin. 

Baca juga: Kemenkes hentikan sementara 448.480 dosis AstraZeneca batch CTMAV547

Hindra hadir bersama perwakilan pegawai dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta ke rumah almarhum Trio Fauqi Virdaus di kawasan Buaran, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kehadiran mereka disambut oleh keluarga almarhum yang diwakili sang ibu serta kakak dari almarhum bernama Viki. Keluarga menceritakan kronologi almarhum sejak menjalani vaksinasi AstraZeneca pada Rabu (5/5), bergejala demam hingga akhirnya meninggal dunia pada Kamis (6/5).

Baca juga: Komnas KIPI dan BPOM uji sterilitas dan toksisitas AstraZeneca

"Saya datang supaya bisa dengar dari keluarga, dari mulai gejalanya hingga meninggal di rumah sakit. Yang jadi perhatian saat ini apakah ini berkaitan dengan imunisasi atau tidak. Kalau dibilang tidak berkaitan dengan imunisasi, juga tidak bisa. Makanya kita tanyakan," katanya.

Hindra menyarankan agar pengawasan terhadap penyakit bawaan yang diderita calon peserta vaksinasi agar lebih ditambah sehingga kejadian KIPI tidak kembali terulang.

Baca juga: Komnas KIPI dalami efek pembekuan darah hingga kecemasan Trio

"Kalau niat almarhum sangat mulia, datang bersama temannya (divaksin). Temannya ada gejala juga, tapi alhamdulillah sehat," katanya.

Sementara kakak almarhum, Viki, menyambut baik kehadiran Komnas KIPI beserta perwakilan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Keluarga menyatakan kesediaannya untuk mendukung upaya investigasi pengaruh vaksin AstraZeneca terhadap risiko kematian.

Baca juga: Kondisi Trio Fauqi Firdaus sehat sebelum terima vaksin AstraZeneca

"Ada permintaan untuk dilakukan otopsi. Kami keluarga dengan jelas dan ikhlas bersedia dilakukan otopsi. Pihak Komnas KIPI menyatakan otopsi akan segera dilakukan tapi mereka perlu berkoodinasi dulu dengan pelaksananya karena berhubungan dengan dokumen dan sebagainya," katanya.

Pihak keluarga akan diberitahu kelanjutan agenda otopsi oleh aparatur pemerintah setempat.

Baca juga: Indonesia terima batch ketiga vaksin AstraZeneca dari fasilitas COVAX

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar