BPJS Kesehatan Jambi klarifikasi isu kebocoran data peserta JKN

id bpjs kesehatan,jkn kiss

BPJS Kesehatan Jambi klarifikasi isu kebocoran data peserta JKN

BPJS Kesehatan Cabang Jambi berikan klarifikasi terkait isu kebocoran data peserta. (Antara/Muhamad Hanapi)

Jambi (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Jambi memberikan klarifikasi kepada peserta JKN-KIS terkait isu kebocoran data kepesertaan yang beredar di media massa.

"Banyak peserta JKN-KIS yang menanyakan terkait kebocoran data kepesertaan, namun sudah kita berikan klarifikasi apakah sumber data yang diperjualbelikan tersebut benar-benar dari BPJS Kesehatan, kita belum tau karena masih dalam tahap penelusuran," kata Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Jambi Agus Rianto di Jambi, Selasa.

Dijelaskan Agusrianto, BPJS Kesehatan telah bertindak cepat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, yakni dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Cybercrime Mabes Polri, Pusat Pertahanan Siber Kementerian Pertahanan.

Kemudian Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta pihak lainnya dalam rangka memastikan kebenaran berita tersebut guna mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Baca juga: Muhadjir imbau masyarakat tak khawatir isu data BPJS Kesehatan bocor

Baca juga: BPJS Kesehatan bergerak cepat tangani penawaran data di forum online


"Tim IT di Kantor Cabang Jambi sendiri sudah mewanti-wanti seluruh pegawai terkait proses input data, penyimpanan data dan penyimpanan berkas yang berhubungan dengan peserta JKN-KIS," kata Agusrianto.

Untuk memastikan keamanan data BPJS Kesehatan melakukan kerjasama strategis dengan BSSN dan lembaga atau pihak profesional serta mengembangkan dan mengimplementasikan sistem keamanan data yang sesuai dengan standar ISO 27001 (certified), Control Objectives for Information Technologies (COBIT) serta mengoperasionalkan Security Operatioan Center (SOC) yang bekerja 24 jam.

Agusrianto menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan data pribadi kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apabila ada permintaan data pribadi yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan atau mengaitkan dengan BPJS Kesehatan, masyarakat diharapkan dapat mengkonfirmasi ke layanan resmi BPJS Kesehatan yaitu Care Center 1500400 atau Kantor Cabang BPJS Kesehatan.

"BPJS Kesehatan berupaya maksimal agar data pribadi dan data lainnya tetap terlindungi, disamping itu kami juga memastikan pelayanan kepada peserta baik di fasilitas kesehatan maupun untuk proses administrasi lainnya tetap berjalan," kata Agusrianto.*

Baca juga: BPJS Kesehatan masih invetigasi dugaan data bocor

Baca juga: Kehadiran program JKN-KIS dinilai memiliki banyak manfaat

Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar