Mantan Menristek: Startup bakal optimalkan peluang ekonomi digital RI

id ekonomi digital,startup,mantan menristek

Mantan Menristek: Startup bakal optimalkan peluang ekonomi digital RI

Mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro optimis keberadaan startup akan mampu mengoptimalkan dan memanfaatkan peluang ekonomi digital di Indonesia.

“Pengalaman saya selaku Menristek yang membina startup dan sekarang masuk Telkom yang juga membina startup membuat saya sangat optimis terhadap masa depan ekonomi digital kita,” kata Bambang Brodjonegoro dalam diskusi bertajuk Winning The Competition in Digital Economic Era di Jakarta, Kamis.

Bambang yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyatakan startup di Indonesia sangat mengerti dan memahami peluang ekonomi digital sehingga memanfaatkan adanya kemajuan teknologi.

Baca juga: Mantan Menristek: Indonesia harus terapkan ekonomi berbasis inovasi

Tak hanya itu, ia menuturkan startup ini juga dipenuhi dengan para generasi milenial yang sangat adaptif terhadap inovasi digital sehingga mampu melahirkan produk-produk yang mampu bersaing di era ekonomi digital.

Terlebih lagi Indonesia memiliki bonus demografi sehingga ekonomi digital akan semakin dapat dikembangkan dengan mengarahkan mereka dari segi pendidikan dan kesehatan yang lebih baik.

Ia menjelaskan penerapan digitalisasi akan mampu menggeser sistem perekonomian Indonesia yang saat ini masih mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA).

“Sehingga bisa menjadi generasi muda yang melahirkan startup. Itu adalah awal dari transformasi kita yaitu dari ekonomi berbasis SDA menjadi ekonomi berbasis inovasi,” kata Bambang Brodjonegoro.

Baca juga: Teten ajak perguruan tinggi rancang desain pengembangan "startup"

Baca juga: Pengembangan startup tetap jadi fokus Kominfo

Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar