Terdampar, puluhan imigran Rohingnya di Aceh Timur dites COVID-19 lagi

id Aceh,Rohingya,tes usap,antigen,covid-19,pemerintah aceh,provinsi aceh,pemprov Aceh

Terdampar, puluhan imigran Rohingnya di Aceh Timur dites COVID-19 lagi

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur melakukan tes usap antigen keada imigran Rohingya di Pulau Idaman, Desa Kuala Simpang Ulim, Aceh Timur, Provinsi Aceh, Rabu (9/6/2021). FOTO ANTARA/Hayaturrahmah.

Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, kembali melakukan tes usap antigen kepada 81 imigran etnis Rohingya dari Myanmar yang terdampar di Pulau Idaman, Desa Kuala Simpang Ulim, untuk mencegah penularan COVID-19

“Awalnya, kami sudah lakukan tes usap antigen, hasilnya semuanya negatif. Namun, tes yang pertama terlalu dini, sehingga kami tes usap ulang. Dari tes usap ulang, hasilnya mereka tetap negatif COVID-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur Sahminan di Aceh Timur, Rabu.

Ia mengatakan tes usap yang pertama dianggap terlalu cepat karena keberadaan mereka belum 24 jam mendarat di Pulau Idaman. Sebaiknya, tes tersebut dilakukan lebih dari 1x24 jam.

Oleh karena itu, kata dia, untuk memastikan kembali mereka tidak terpapar COVID-19, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur melakukan tes usap antigen ulang.

"Kendati hasil tes terhadap mereka negatif, kami mengimbau masyarakat tidak berbaur dengan imigran etnis Rohingya untuk mencegah penularan COVID-19. Kepada imigran, kami ingatkan selalu memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumunan,” kata Sahminan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah melengkapi berbagai kebutuhan imigran Rohingnya di Pulau Idaman, seperti tenda penampungan, air bersih, dan kebutuhan makanan.

"Tenda, air bersih, makanan dan lain-lain terus dibantu selama mereka di tempat penampungan di Pulau Idaman," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur Mahyuddin.

Selain kebutuhan dasar mereka, kata dian, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga sudah memberikan vaksin COVID-19 kepada mereka untuk mencegah penularan virus yang sudah mewabah tersebut.

"Menyangkut pemindahan mereka, kami belum bisa pastikan. Namun, kami berharap lokasi penempatan mereka nanti agar yang lebih layak karena Pulau Idaman tidak tersedia fasilitas apa pun, termasuk air bersih," demikian Mahyuddin.

Baca juga: Pemkab Aceh Timur vaksin COVID-19 puluhan imigran Rohingnya

Baca juga: Dinas Kesehatan Aceh Timur tes COVID-19 puluhan imigran Rohingya

Baca juga: Polisi awasi kehadiran 81 imigran Rohingnya di Aceh Timur


 

Pewarta : M.Haris Setiady Agus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar