Kemarin,vaksinasi pelaku jasa keuangan dan fasilitas kartu kredit BUMN

id Bni, kartu kredit bumn, fasilitas kartu kredit bumn, depoaitu 20 miliar hilang, investasi, bank dunia, vaksinasi massal pelaku jasa keuangan, bpolbf

Kemarin,vaksinasi pelaku jasa keuangan dan fasilitas kartu kredit BUMN

Situasi operasional dan layanan di Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). ANTARA/HO Humas BNI/am.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Rabu (16/6) mulai dari vaksinasi COVID-19 secara massal bagi pelaku sektor jasa keuangan hingga penjelasan mengenai fasilitas kartu kredit di beberapa BUMN.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Vaksinasi massal bagi pelaku jasa keuangan

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan vaksinasi COVID-19 secara massal bagi pelaku sektor jasa keuangan di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Rabu. Presiden menargetkan sebanyak 100 ribu pelaku sektor jasa keuangan dapat menerima vaksin COVID-19 pada pekan ini guna mempercepat terbentuknya kekebalan komunal (herd immunity).

Selengkapnya di sini

 

2. BPOLBF siapkan empat strategi pulihkan kunjungan wisata ke Labuan Bajo

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata (BPOLBF) Shana Fatina menyiapkan sejumlah strategi untuk memulihkan kembali kunjungan wisata ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama masa pandemi COVID-19.

Selengkapnya di sini

 

3. Bank Dunia setujui reformasi investasi RI senilai 800 juta dolar AS

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan senilai 800 juta dolar AS atau sekitar Rp11,6 triliun untuk mendukung reformasi kebijakan investasi dan perdagangan serta membantu mempercepat pemulihan dan transformasi ekonomi Indonesia.

Selengkapnya di sini

 

4. Stafsus: Fasilitas kartu kredit di BUMN untuk kepentingan usaha

Kementerian BUMN mengungkapkan fasilitas kartu kredit atau credit card di beberapa BUMN ditujukan untuk keperluan perusahaan, bukan untuk keperluan pribadi.

Selengkapnya di sini

5. Deposito diduga raib Rp20,1 miliar, Bank BNI tempuh jalur hukum

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memilih penyelesaian secara hukum untuk mendapatkan titik terang terkait kasus dugaan pemalsuan bilyet deposito seorang nasabah senilai Rp20,1 miliar di Kantor Cabang BNI Makassar.

Selengkapnya di sini


Pewarta : Ade irma Junida
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar