Kemarin kasus COVID-19 naik, 84 desa di Kudus masuk zona merah

id peningkatan kasus covid,penularan covid,pengendalian covid

Kemarin kasus COVID-19 naik, 84 desa di Kudus masuk zona merah

Petugas mengambil sampel usap saluran nafas dari warga dalam pemeriksaan massal untuk mendeteksi penularan COVID-19 di Kendal, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (14/6/2021). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa)

Jakarta (ANTARA) - Pada Kamis (17/6) angka kasus penularan COVID-19 naik, 84 desa di Kudus masuk zona merah, dan Presiden Joko Widodo mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi warga dengan mobilitas tinggi dan kerentanan tinggi.

Selain itu, ada warta mengenai upaya-upaya pengendalian penularan virus corona yang bisa disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Kenaikan kasus COVID-19 usai Lebaran 2021 lebih tinggi dibanding 2020

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan bahwa kenaikan angka kasus penularan COVID-19 usai Lebaran 2021 lebih tinggi dibanding pada periode yang sama tahun 2020.

"Setelah disandingkan pada minggu ke-4 ternyata kenaikan kasus usai Idul Fitri tahun ini secara nasional mengalami kenaikan yang lebih tinggi yaitu 112,22 persen sedangkan kenaikan kasus pada 2020 adalah sebesar 93,11 persen," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.

84 desa di Kudus masuk zona merah

Jumlah wilayah desa/kelurahan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang masuk kategori zona merah atau zona risiko tinggi penularan COVID-19 bertambah dari 60 menjadi 84 menurut Juru Bicara Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kudus Andini Aridewi.

Presiden dorong percepatan vaksinasi pada warga dengan mobilitas tinggi

Presiden Joko Widodo mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada kelompok warga dengan mobilitas tinggi dan warga yang rentan tertular virus corona. "Pemerintah ingin ada percepatan pelaksanaan vaksinasi di tempat-tempat dengan mobilitas tinggi, misalnya stasiun kereta api, terminal bus, airport, dan pelabuhan," kata Presiden.

Tangerang tambah tempat isolasi pasien COVID-19

Pemerintah Kota Tangerang, Banten, akan menambah rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) untuk memfasilitasi pasien COVID-19 menjalani isolasi mandiri menyusul peningkatan kasus infeksi virus corona dalam 10 hari terakhir. "Rumah Perlindungan Sosial Dinas Sosial akan dipersiapkan sebagai lokasi tambahan," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Satgas dorong penerapan kearifan lokal dalam penyuluhan protokol kesehatan

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mendorong penerapan strategi komunikasi berbasis kearifan lokal dalam penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

"Tentu personel di satgas daerah juga terbatas, seperti personel TNI-Polri maupun Satpol PP. Oleh karenanya kami dorong di masyarakat itu bukan hanya kepatuhan tetapi kesadaran," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harry B Harmadi.
 


Pewarta : Indriani
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar