Muhaimin dukung anak muda terus kembangkan ide kreatif

id DPR RI,Muhaimin Iskandar,Youtuber,konten kreatif

Muhaimin dukung anak muda terus kembangkan ide kreatif

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar (kanan) saat berbincang dengan Youtuber asal Jawa Barat Alman Mulyana, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6). (DPR RI)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mendukung anak muda Indonesia di era digital saat ini, bisa mengembangkan ide-ide kreatifnya, salah satunya menjadi konten kreator.

"Era digital ini harus menjadi kesempatan emas bagi anak muda terutama di era pandemi, industri digital menjadi peluang dalam melahirkan kreator-kreator digital. Saya juga mendukung penuh anak muda untuk memaksimalkan potensinya, salah satunya menjadi youtuber,” kata Muhaimin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Muhaimin mengatakan, pandemi COVID-19 berdampak kepada berbagai sektor, salah satunya ekonomi yang terpuruk. Namun di sisi lain menurut dia, pengguna internet meningkat tajam karena masyarakat banyak beraktivitas di dalam rumah akibat pembatasan sosial.

Baca juga: Youtuber Fiki Naki jalan-jalan virtual ke BNI London
Baca juga: Ingin jadi "Vtuber"? NIJISANJI ID buka audisi pencarian kreator
Baca juga: Muhaimin minta Kesetjenan DPR perketat prokes di Kompleks Parlemen


"Bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda ini harus menjadi peluang untuk terus berkarya dan membuat konten dengan memanfaatkan media dan teknologi yang ada seperti YouTube, Facebook, Instagram dan media sosial lainnya," ujarnya.

Muhaimin mengatakan dirinya sempat bertemu Youtuber asal Jawa Barat Alman Mulyana di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6), yang terkenal karena sering mengunggah kehidupan para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, termasuk tempat wisata yang ada di Arab Saudi.

Ketua Umum DPP PKB itu mengaku bangga dengan Youtuber Alman Mulyana karena selain sukses menjadi TKI, juga sukses menjadi konten kreator.

Bahkan menurut dia, "subscriber" di akun Youtube Alman mencapai hampir 2 juta sehingga patut dicontoh oleh para pekerja migran lainnya.


Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar